Pagi tadi, suasana di sebuah rumah kontrakan di Tanjung Priok, Jakarta Utara, berubah mencekam. Tiga orang ditemukan tewas di dalamnya. Mereka adalah seorang ibu dan dua anaknya.
Zen, anggota FKDM Warakas, mengonfirmasi kabar duka itu. Ia menjelaskan, sang ibu adalah seorang single parent dengan empat orang anak.
"Jadi ibu ini punya anak empat, yang meninggal anak paling tua sama bungsu," ujar Zen kepada awak media, Jumat pagi.
Menurut sejumlah saksi, dua anak lainnya berhasil selamat. Situasinya sungguh memilukan. Anak laki-laki yang tengah, baru saja pulang kerja dan langsung dihadapkan pada pemandangan yang tak terbayangkan. Dialah yang pertama kali menemukan kondisi keluarganya.
"Dua ini tengah-tengah, cowok yang pulang kerja yang menemukan kondisi keluarganya, Dafie. Satu Sofie, syok," tutur Zen, menggambarkan kepanikan saat itu.
Ia melanjutkan, korban yang selamat mengalami luka melepuh di kulitnya. Dugaan sementara, mereka keracunan sesuatu. Teriakan minta tolong pun langsung memecah kesunyian pagi.
"Pak RT teriak ada keracunan, minta tolong panggil ambulans," jelasnya.
Di sisi lain, pihak kepolisian sudah bergerak cepat. Mereka melakukan olah TKP dan mulai meminta keterangan dari sejumlah saksi. Tujuannya jelas: mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik pintu rumah kontrakan itu. Satu orang selamat telah dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.
Sayangnya, tragedi keluarga ini sudah terlanjur viral di media sosial. Foto-foto yang beredar meski seharusnya tidak memperlihatkan para korban tergeletak di dalam rumah. Sebuah akhir yang sangat menyedihkan.
"(Korban meninggal) ibunya, anaknya perempuan dan anak paling bungsu," pungkas Zen, menegaskan identitas ketiga jenazah yang meninggal dalam peristiwa tragis ini.
Artikel Terkait
Orang Tua ABK Terancam Hukuman Mati di Batam Mohon Pengampunan
Indonesia dan Malaysia Bentuk Satgas Khusus untuk Persiapan SEA Games 2027
Dukcapil DKI Jakarta Sesuaikan Jam Layanan Saat Ramadan 2026
Pemerintah Percepat Program Olahraga Nasional, Tambah Cabang Unggulan Jadi 21