Ia melanjutkan, korban yang selamat mengalami luka melepuh di kulitnya. Dugaan sementara, mereka keracunan sesuatu. Teriakan minta tolong pun langsung memecah kesunyian pagi.
"Pak RT teriak ada keracunan, minta tolong panggil ambulans," jelasnya.
Di sisi lain, pihak kepolisian sudah bergerak cepat. Mereka melakukan olah TKP dan mulai meminta keterangan dari sejumlah saksi. Tujuannya jelas: mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik pintu rumah kontrakan itu. Satu orang selamat telah dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.
Sayangnya, tragedi keluarga ini sudah terlanjur viral di media sosial. Foto-foto yang beredar meski seharusnya tidak memperlihatkan para korban tergeletak di dalam rumah. Sebuah akhir yang sangat menyedihkan.
"(Korban meninggal) ibunya, anaknya perempuan dan anak paling bungsu," pungkas Zen, menegaskan identitas ketiga jenazah yang meninggal dalam peristiwa tragis ini.
Artikel Terkait
Serangan Udara Tewaskan Tujuh Orang di Kamp Separatis Yaman
Anggota DPR Soroti Lambatnya Pembangunan Huntap Pasca-Bencana di Aceh dan Sumatera
Fakta Baru Terungkap: Pelaku Tabrak Lari di Tambora Bukan Pemilik Mobil
Euforia Pembukaan Planetarium Jakarta Tercoreng Antrean Berantakan