SUBANG – Seorang ibu di Kabupaten Subang, Jawa Barat, tega menghilangkan nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun. Polisi telah menetapkan sang ibu, berinisial KN (28), sebagai tersangka. Motifnya? Diduga kuat karena pelampiasan emosi.
Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, membeberkan kronologi kejadian yang memilukan ini. Menurutnya, peristiwa itu terjadi di Kampung Pelabuan, Kelurahan Sukamelang, Kecamatan Subang.
Kasusnya baru terbuka setelah KN sendiri yang mendatangi Mapolsek Subang Kota pada Jumat, 13 Februari 2026 lalu. Dia melaporkan bahwa dirinyalah yang menyebabkan kematian anaknya, MA.
“Peristiwa (ibu bunuh anak kandung) terjadi di Kampung Pelabuan, Kelurahan Sukamelang, Kecamatan Subang,”
kata AKBP Dony dalam ekspos kasus di Mapolres Subang, Jumat (20/2/2026).
Dari pengakuan pelaku, aksi keji itu dilakukan dengan cara membekap korban menggunakan bantal. Tidak sekali, melainkan beberapa kali, hingga akhirnya sang anak tak lagi bergerak.
Suasana rumah saat itu sunyi. Hanya ada adik korban yang masih balita, berusia lima tahun. Sementara kakaknya yang lain, tujuh tahun, sedang berada di sekolah. Sang suami, menurut penuturan polisi, sedang bekerja di Cirebon. Jadi, KN benar-benar sendirian dengan kedua anaknya.
Lalu, apa yang memicu emosi seorang ibu sampai segitunya?
“Motif sementara diduga karena pelaku melampiaskan emosi setelah bertengkar dengan suaminya melalui percakapan telepon,”
jelas Kapolres.
Sebuah pertengkaran lewat telepon yang berakhir tragis. Emosi yang meledak, sayangnya, justru dilampiaskan kepada sang buah hati yang tak berdosa. Kini, KN harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Artikel Terkait
Indonesia dan Malaysia Bentuk Satgas Khusus untuk Persiapan SEA Games 2027
Dukcapil DKI Jakarta Sesuaikan Jam Layanan Saat Ramadan 2026
Pemerintah Percepat Program Olahraga Nasional, Tambah Cabang Unggulan Jadi 21
Investasi Jangka Panjang: Lima Strategi Kunci untuk Ketahanan Finansial