Entitas bisnis PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL), yang merupakan bagian dari grup Erajaya, resmi meresmikan perusahaan patungan. Mereka menggandeng Pan Asia Indonesia Limited untuk mendirikan PT Mega Cahaya Indonesia atau MCI. Usaha baru ini akan fokus pada perdagangan dan dukungan teknis untuk produk-produk seperti LED display, videotron, dan smartboard di dalam negeri.
Menurut keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI pada Selasa lalu, proses pembentukannya sudah final. Amelia Allen, Head of Legal & Corporate Secretary ERAA, menegaskan hal itu.
"Dengan demikian, pembentukan usaha patungan antara pihak yang bertransaksi telah selesai dan dinyatakan valid keabsahannya sejak 1 April 2026,"
Nilai investasinya cukup besar, mencapai Rp10,10 miliar. Dana itu sepenuhnya bersumber dari kas internal kedua perusahaan, ERAL dan mitranya dari Pan Asia.
Struktur kepemilikannya pun jelas. Modal ditempatkan dengan nilai nominal Rp1 juta per saham. ERAL memegang porsi mayoritas, yaitu 70 persen atau setara 7.070 saham senilai Rp7,07 miliar. Sementara itu, Pan Asia Limited menguasai sisa 30 persen, atau 3.030 saham senilai Rp3,03 miliar.
Amelia melihat langkah ini sebagai ekspansi yang positif. Menurutnya, kehadiran MCI akan memperkaya portofolio bisnis grup.
"Dengan dibentuknya perusahaan patungan ini, akan memberikan dampak pada bertambahnya lini bisnis yang dimiliki oleh perseroan melalui entitas anak usaha perseroan,"
Sebagai catatan, ERAL sendiri adalah anak perusahaan yang dikendalikan oleh PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). Kepemilikan ERAA di ERAL tercatat sebesar 80 persen secara langsung.
Artikel Terkait
Wall Street Menguat di Awal Perdagangan, Optimisme AI dan Harapan Damai AS-Iran Jadi Pendorong
PT Segar Kumala Indonesia Alihkan Transaksi Impor ke Yuan China untuk Tekan Dampak Pelemahan Rupiah
Citra Tubindo Bagikan Dividen 21,78 Juta Dolar AS ke Pemegang Saham
PT BEEF Rombak Direksi dan Komisaris, Ari Wijayanto Ditunjuk sebagai Dirut Baru