Sayangnya, manuver itu berakhir tragis.
Pada detik yang sama, dari arah berlawanan muncul sepeda motor lain. Tabrakan tak terhindarkan. Bagian setang kanan motor ABM menghantam setang motor lawan dengan keras. Benturannya hebat.
"Korban mengalami luka pada bagian kepala, kemudian dibawa ke Puskesmas Tanjungsari dan meninggal dunia," pungkas Ares Rahman menutup penjelasannya.
Insiden ini kembali menyoroti kondisi ruas jalan tersebut. Meski terlihat biasa, arus kendaraan yang padat dan manuver mendahului yang kerap nekat bisa jadi kombinasi mematikan. Keluarga korban tentu sedang berduka. Sementara itu, penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan oleh pihak berwajib.
Artikel Terkait
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus PT DSI Rp 2,4 Triliun
Dua Juru Parkir Dibacok di Samarinda, Pelaku Masih Buron
Gempa M 7,6 Guncang Sulut, BMKG Deteksi Tsunami di Halmahera Barat dan Bitung
Gempa M 7,6 Guncang Bitung, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami untuk Malut dan Sulut