Arsenal Hancurkan Inter di San Siro, Lolos dengan Gaya Juara

- Rabu, 21 Januari 2026 | 14:00 WIB
Arsenal Hancurkan Inter di San Siro, Lolos dengan Gaya Juara

Stadion Giuseppe Meazza bergemuruh, tapi kali ini untuk tamunya. Arsenal kembali menunjukkan taringnya di Liga Champions dengan menaklukkan Inter Milan di kandang sendiri, Selasa malam. Skor akhir 3-1 bukan sekadar angka, melainkan pernyataan. The Gunners tampaknya benar-benar punya misi besar musim ini.

Kemenangan ini, jujur saja, sudah bisa ditebak. Mereka tampil begitu percaya diri dan terukur. Seakan-akan, setiap lini sudah tahu apa yang harus dilakukan. Hasilnya? Dominasi nyaris sempurna di ajang elite Eropa itu terus berlanjut.

Tiket 16 Besar Sudah di Kantong, Rekor Masih Terjaga

Menurut data UEFA, ini adalah kemenangan ketujuh beruntun Arsenal di fase liga. Masih ada satu pertandingan sisa, tapi posisi mereka sudah tak tergoyahkan. Dengan koleksi 21 poin, puncak klasemen dan status juara grup sudah pasti milik London Utara. Tiket ke babak 16 besar? Sudah di tangan.

Nasib malang bagi Inter Milan. Kekalahan ini membuat mereka terlempar ke posisi sembilan dengan 12 poin. Masih ada harapan, sih. Tapi mereka kini terpaut satu poin dari zona aman, jadi laga terakhir nanti jadi pertaruhan hidup-mati.

Laga Seru dan Momen Penentu

Arsenal menang berkat dua gol dari Gabriel Jesus dan satu dari Viktor Gyokeres. Inter sempat menyamakan kedudukan lewat Petar Sucic, tapi itu saja tidak cukup.

Arsenal langsung menekan sejak awal. Baru menit ke-10, mereka sudah unggul. Tembakan Jurrien Timber yang memantul berantakan di depan gawang, dan Gabriel Jesus dengan cekatan menyambar bola liar itu. 1-0 untuk tamu.

Tapi Inter bukan tim sembarangan. Mereka merespons dengan cepat. Delapan menit berselang, situasi serupa terjadi di kotak penalti Arsenal. Petar Sucic, yang berdiri di posisi tepat, tak menyia-nyiakan rebound dan menyodok bola masuk. 1-1.

Namun begitu, Arsenal tak kehilangan kendali. Mereka terus menciptakan peluang, dan pada menit ke-31, Jesus kembali menjadi algojo. Umpan tajam Leandro Trossard dari sisi kiri diselesaikannya dengan sentuhan pertama. Gol! 2-1 untuk Arsenal, dan skor itu bertahan hingga jeda.

Babak kedua berjalan dengan tempo yang sedikit lebih tertahan. Arsenal masih menguasai alur permainan. Eberechi Eze dan Trossard sendiri beberapa kali mengancam, tapi belum berhasil menambah gol. Inter sesekali membalas, seperti melalui Francesco Pio Esposito, tapi upaya mereka mudah ditangani.

Gol penutup baru datang di penghujung laga. Menit ke-84, Viktor Gyokeres melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola melesat deras ke sudut gawang, mengoyak jala Inter Milan sekaligus mengunci kemenangan 3-1 untuk Arsenal.

Pesta Arsenal, Masalah untuk Inter

Sampai peluit panjang berbunyi, Arsenal tetap tim yang lebih solid dan efektif. Skor 3-1 benar-benar menggambarkan jalannya pertandingan. Mereka bukan cuma menang, tapi juga mengirim pesan tegas kepada semua calon lawan di babak knockout nanti.

Jadi, beginilah situasinya sekarang. Arsenal melenggang ke 16 besar dengan status juara grup dan catatan sempurna. Kepercayaan diri mereka pasti sedang di puncak. Sementara itu, Inter Milan harus merapatkan barisan. Laga terakhir nanti adalah final bagi mereka demi menyelamatkan musim di Liga Champions.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar