Memasuki penghujung tahun, kewaspadaan ditingkatkan. BPBD DKI memperketat pemantauan cuaca dan pasang laut, memastikan personel serta peralatan siap siaga. Jalur komunikasi antar instansi juga dijaga agar tetap lancar 24 jam.
Tak cuma itu, sosialisasi ke masyarakat digencarkan, terutama di daerah rawan rob dan wilayah yang banyak pohon besarnya.
Lalu, bagaimana sebaiknya warga menyikapi? Kunci utamanya adalah informasi dari sumber resmi. Panik biasanya muncul karena kurangnya pemahaman. Masyarakat diimbau untuk mengenali risiko di lingkungan masing-masing, tahu jalur evakuasi, dan menyiapkan tas darurat sederhana di rumah.
Pesan Yohan cukup jelas: tetap waspada, tapi jangan sampai berlebihan. Ikuti terus perkembangan informasi dari BMKG dan arahan dari pemda.
Cuaca ekstrem memang jadi tantangan tahunan. Namun dengan koordinasi yang solid dan kesiapan dari semua pihak, dampak terburuknya bisa dihadapi.
Artikel Terkait
Megawati Hadiri Zayed Award 2026, Bahas Kemanusiaan hingga Pertemuan Bilateral di Abu Dhabi
Megawati Titip Pesan di Buku Tamu KBRI Abu Dhabi: Perjuangan Belum Selesai
Megawati Tinjau Layanan WNI di Abu Dhabi, Bahas Geopolitik dengan Dubes
Semeru Bergemuruh Tiga Kali dalam Satu Malam, Status Siaga Diperketat