Sebelum kejadian itu, sebenarnya ada tanda-tanda yang mengganggu. Selain bau busuk yang tak kunjung hilang, para pelajar itu sempat melihat ada galian kecil di tanah halaman. Mereka menduga itu cuma bangkai hewan, kucing atau tikus mungkin. Galian itu pun mereka tutup kembali, berusaha mengusir pikiran-pikiran buruk.
Nyatanya, dugaan mereka meleset jauh.
Kini, proses penyelidikan tengah digenjot. Polisi masih menunggu hasil lengkap dari autopsi. "Penyelidikan masih berlangsung. Kami menunggu hasil autopsi untuk mengetahui usia bayi, penyebab kematian, serta dugaan waktu meninggalnya," tambah Choirul.
Suasana di lokasi kejadian masih tegang. Rumah kontrakan yang biasanya ramai dengan aktivitas anak muda itu, kini sunyi oleh sebuah duka yang tak terduga.
Artikel Terkait
MotoGP Qatar 2026 Resmi Ditunda ke November, Seri Penutup Juga Bergeser
Pemerintah Gandeng Tzu Chi Percepat Pembangunan Huntap Korban Longsor Tapanuli Utara
Korlantas Siapkan Rekayasa One Way di Tol Trans Jawa untuk Antisipasi Puncak Arus Balik
Transjakarta SH2 Catat 19.000 Penumpang Saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2026