Hari Kamis (11/12) di Aceh Tamiang, suasana di posko pengungsian Jembatan Kuala Simpang tiba-tiba ramai. Rombongan dari Jakarta datang, dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Yang menarik perhatian, di samping sang Kapolri, hadir pula Ketum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo. Juliati tak cuma mendampingi. Tangan-tangannya sibuk membagikan bantuan, sementara senyumnya tak lepas menyapa para pengungsi, terutama anak-anak.
Rombongan itu memang cukup besar. Selain Kapolri dan Juliati, turut hadir sejumlah pejabat tinggi Polri seperti Dankorbrimob Irjen Ramdani Hidayat, Aslog Kapolri Irjen Suwondo Nainggolan, Kapusdokkes Irjen Asep Hendradiana, Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah, dan Karomulmed Divhumas Brigjen Ade Ary Syam Indradi. Mereka semua turun langsung melihat kondisi 240 lebih pengungsi yang tinggal di sana.
Namun begitu, fokus banyak orang justru tertuju pada Juliati. Begitu tiba, ia langsung diserbu anak-anak. Dengan sabar, Juliati berinteraksi sambil membagikan mainan dan snack. Tawa riang pun pecah, setidaknya untuk sejenak mengusir kesuraman yang menyelimuti tempat pengungsian itu.
Nuansa haru tak terhindarkan. Saat berdialog dengan warga, seorang ibu tak kuasa menahan tangis. Ia menceritakan detik-detik mengerikan saat banjir bandang menerjang.
Artikel Terkait
Polisi Gunung Putri Bantu Warga Buka Pintu Mobil yang Terkunci Otomatis
Jusuf Kalla dan Guru Besar Bahas Ancaman Defisit Anggaran Daerah
Paus Leo XIV Serukan Penghentian Kekerasan dan Kembali ke Dialog di Timur Tengah
NTT Data Luncurkan Pabrik AI Berbasis NVIDIA untuk Percepat Adopsi Perusahaan