Ibu itu menggambarkan betapa mereka sempat kelaparan karena persediaan makanan habis terendam. Karena itulah, kehadiran rombongan Kapolri dan Bhayangkari terasa sangat berarti.
Usai mengucapkan itu, sang ibu pun dipeluk hangat oleh Juliati. Adegan sederhana itu menyiratkan banyak hal: ada empati, ada harapan, dan pengakuan bahwa bantuan itu sampai di saat yang tepat.
Di sisi lain, Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga tak hanya sekadar meninjau. Di lokasi yang sama, ia memastikan distribusi bantuan makanan berjalan lancar. Tak ketinggalan, upaya trauma healing untuk meringankan beban psikologis korban juga digelar. Kunjungan ini, meski singkat, berhasil menyentuh langsung persoalan yang dihadami warga Aceh Tamiang pasca bencana.
Artikel Terkait
Polisi Gunung Putri Bantu Warga Buka Pintu Mobil yang Terkunci Otomatis
Jusuf Kalla dan Guru Besar Bahas Ancaman Defisit Anggaran Daerah
Paus Leo XIV Serukan Penghentian Kekerasan dan Kembali ke Dialog di Timur Tengah
NTT Data Luncurkan Pabrik AI Berbasis NVIDIA untuk Percepat Adopsi Perusahaan