Ibu itu menggambarkan betapa mereka sempat kelaparan karena persediaan makanan habis terendam. Karena itulah, kehadiran rombongan Kapolri dan Bhayangkari terasa sangat berarti.
Usai mengucapkan itu, sang ibu pun dipeluk hangat oleh Juliati. Adegan sederhana itu menyiratkan banyak hal: ada empati, ada harapan, dan pengakuan bahwa bantuan itu sampai di saat yang tepat.
Di sisi lain, Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga tak hanya sekadar meninjau. Di lokasi yang sama, ia memastikan distribusi bantuan makanan berjalan lancar. Tak ketinggalan, upaya trauma healing untuk meringankan beban psikologis korban juga digelar. Kunjungan ini, meski singkat, berhasil menyentuh langsung persoalan yang dihadami warga Aceh Tamiang pasca bencana.
Artikel Terkait
Warga Korea Dideportasi dari Bali Usai Bongkar Garis Pembatas Lahan
Saksi Kunci di Sidang Korupsi Chromebook Klaim Lupa, Jaksa Sampai Angkat Tangan
Fiona Bantah Kuat: Pejabat Tak Takut pada Stafsus di Sidang Korupsi Chromebook
Pramono Anung Siap Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca untuk Antisipasi Banjir Jakarta