Dengan tata kelola yang baik, sumber daya yang dimiliki NU bisa dimanfaatkan secara optimal untuk melayani jam'iyah dan masyarakat luas.
Rekomendasi terakhir bersifat lebih fundamental: membangun tradisi keadaban.
"Dan yang terakhir, yang tidak kalah penting yaitu apa? Membangun dan mengembangkan tradisi-tradisi keadaban sesuai dengan nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah. Karena ini menjadi sangat penting," imbuhnya.
Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar juga hadir dalam pleno yang menetapkan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum itu. Menag menegaskan sikap pemerintah yang tidak ingin ikut campur.
"Iya, jadi gini, NU itu selalu punya cara untuk menyelesaikan persoalannya sendiri," kata Nasaruddin di lokasi yang sama, Selasa (9/12).
"Saya ulangi ya, NU selalu punya cara untuk menyelesaikan persoalannya sendiri. Makanya itu, selaku pemerintah, kami tidak terlibat untuk mengurus urusan internal NU, apalagi PBNU."
Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa jalan penyelesaian segala dinamika organisasi sepenuhnya ada di tangan warga nahdliyin sendiri.
Artikel Terkait
BMKG: Panas Terik di Jakarta Dipicu Sinar Matahari Kuat dan Awal Musim Kemarau
Pemerintah Berlakukan Kerja dari Mana Saja untuk Antisipasi Kemacetan Mudik Lebaran 2026
Mantan Ajudan Prabowo, Brigjen Wahyu Yuniartoto, Dimutasi ke BAIS TNI
Union Berlin Menang Dramatis, Mainz Jauh dari Degradasi di Pekan ke-26 Bundesliga