Trump Tantang Meksiko, Sheinbaum Jawab dengan Sikap Tegas

- Jumat, 21 November 2025 | 06:45 WIB
Trump Tantang Meksiko, Sheinbaum Jawab dengan Sikap Tegas
Ancaman Trump ke Meksiko dan Respons Claudia Sheinbaum

Ancaman Trump ke Meksiko dan Respons Claudia Sheinbaum

Donald Trump kembali membuat pernyataan yang menggegerkan. Presiden Amerika Serikat itu tak segan mengancam akan melancarkan serangan ke Meksiko. Alasannya, menurutnya, pemerintah Meksiko dinilai gagal total menangani peredaran narkoba yang merajalela. Ancaman ini tentu saja langsung memicu reaksi.

Merespons ancaman Trump, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dengan tegas menyatakan bahwa negaranya tidak takut. Sikapnya menunjukkan bahwa Meksiko tidak akan gentar dengan tekanan semacam itu.

Semua ini berawal dari sebuah pertemuan dengan wartawan di Gedung Putih, Senin (17/11) waktu setempat. Saat ditanya tentang kemungkinan operasi antinarkoba AS di wilayah Meksiko, Trump memberikan jawaban yang mengejutkan. Ia dengan gamblang mengatakan akan mengizinkan serangan jika dianggap perlu. Baginya, otoritas Meksiko telah gagal mengendalikan kelompok-kelompok penyelundup narkoba yang beroperasi di sana.

"Apakah saya akan melancarkan serangan di Meksiko untuk menghentikan narkoba? Saya tak masalah. Apa pun yang harus kita lakukan untuk menghentikan narkoba," ujar Trump dengan nada blak-blakan.

Ia kemudian menambahkan, "Saya tidak mengatakan saya akan melakukannya, tetapi saya akan bangga melakukannya. Karena kita akan menyelamatkan jutaan nyawa dengan melakukannya." Pernyataan ini dilansir oleh kantor berita AFP pada Selasa (18/11).

Di sisi lain, situasi di kawasan Karibia juga sedang memanas. Sejak Agustus lalu, Washington diketahui telah menempatkan kekuatan militer yang signifikan di sana, termasuk enam kapal perang. Secara resmi, kehadiran ini diklaim untuk memerangi perdagangan narkoba yang menuju AS.

Namun begitu, spekulasi justru berkembang ke arah lain. Banyak yang menduga bahwa Washington sebenarnya sedang mempertimbangkan intervensi militer terhadap Venezuela, khususnya untuk menekan Presiden Nicolas Maduro. Dugaan ini makin kuat dengan kedatangan kapal induk USS Gerald R Ford kapal induk terbesar di dunia ke perairan Karibia, yang letaknya tidak jauh dari Venezuela.

Komando Selatan AS atau SOUTHCOM, yang bertugas mengawasi operasi militer di Amerika Latin dan Karibia, mengonfirmasi hal ini. Mereka menyatakan bahwa Satuan Tempur kapal induk USS Gerald R Ford telah memasuki wilayah tanggung jawabnya.

Dalam sebuah pengumuman pada Minggu (16/11), SOUTHCOM menjelaskan bahwa kapal induk beserta armadanya telah bergerak masuk ke Laut Karibia, di utara daratan Venezuela. Langkah ini, menurut mereka, dilakukan sebagai bagian dari perintah Trump untuk "membubarkan Organisasi Kriminal Transnasional dan melawan terorisme narkotika dalam membela tanah air".

Satuan tempur tersebut bukan main-main. Selain kapal induk tercanggih dan terbesar tadi, armada ini juga terdiri dari dua kapal penghancur yang dilengkapi rudal berpemandu, ditambah sejumlah kapal pendukung dan pesawat militer lainnya. Sebuah pertunjukkan kekuatan yang sulit untuk diabaikan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar