Jasa Marga Tebar Aksi Iklim: Tanam 31.130 Pohon hingga Raih Sertifikasi Jalan Tol Hijau pada 2025-2026

- Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:40 WIB
Jasa Marga Tebar Aksi Iklim: Tanam 31.130 Pohon hingga Raih Sertifikasi Jalan Tol Hijau pada 2025-2026

Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan tema nasional “Saatnya Beraksi untuk Iklim” menjadi panggung bagi PT Jasa Marga (Persero) Tbk untuk menegaskan peran aktifnya dalam mendukung program strategis pemerintah terkait mitigasi perubahan iklim. Langkah ini sejalan dengan target nasional Indonesia dalam mengurangi emisi gas rumah kaca. Sebagai pengembang dan operator jalan tol terbesar di Indonesia, perseroan mengintegrasikan kebijakan berwawasan lingkungan ke dalam seluruh aktivitas operasionalnya.

Kontribusi Jasa Marga diwujudkan secara konkret melalui berbagai inisiatif, mulai dari pemantauan dan peringatan dini cuaca ekstrem, penguatan infrastruktur tahan bencana, penyediaan ruang terbuka hijau, hingga penggunaan material jalan tol yang tahan panas. Di sisi lain, perseroan secara masif melakukan pengelolaan dan konservasi air, mengoptimalkan penggunaan kendaraan listrik operasional, memanfaatkan panel surya, serta menghemat bahan bakar minyak demi mereduksi emisi karbon secara berkelanjutan.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa landasan utama dari seluruh gerakan lingkungan yang dilakukan perusahaannya diperkuat melalui penyusunan Roadmap Net Zero Emission (NZE). Melalui peta jalan tersebut, Jasa Marga telah melakukan perhitungan emisi baseline serta menyusun skenario NZE jangka panjang yang berfungsi sebagai acuan baku pencapaian target emisi internal perusahaan.

“Penyusunan Roadmap NZE ini merupakan manifestasi dari komitmen Jasa Marga untuk berperan aktif dalam upaya nasional menghadapi krisis iklim global. Kami berupaya memastikan setiap langkah ekspansi operasional yang diambil perusahaan senantiasa berjalan selaras dengan tujuan global,” ujar Rivan dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2026).

“Hal ini sekaligus menjadi sarana Jasa Marga Group dalam meningkatkan aspek transparansi serta akuntabilitas tata kelola lingkungan kepada publik. Kami percaya bahwa menghadirkan layanan jalan tol yang aman, nyaman, dan berkeselamatan harus berjalan beriringan dengan komitmen menjaga ekosistem bumi,” imbuhnya.

Komitmen Jasa Marga dalam aksi iklim juga tercermin dari kompilasi aksi nyata sepanjang tahun 2025. Sebagai upaya penyeimbangan karbon, Jasa Marga Group telah menanam sebanyak 31.130 pohon di berbagai wilayah operasional. Sebagai bentuk keberlanjutan, upaya ini akan terus digencarkan secara konsisten pada tahun 2026.

Langkah pemenuhan standar lingkungan tersebut membuahkan hasil dengan bertambahnya raihan sertifikasi Green Toll Road Indonesia menjadi total empat jalan tol, yaitu Jalan Tol Bali Mandara, Jalan Tol Kunciran–Serpong, Jalan Tol Gempol–Pandaan, dan Jalan Tol Pandaan–Malang. Pencapaian ini mencerminkan kepatuhan terhadap standar pelayanan minimum yang berkualitas melalui transformasi infrastruktur fungsional sekaligus menjadi katalisator bagi restorasi lingkungan sesuai aturan Badan Pengatur Jalan Tol.

Di samping sertifikasi jalan tol hijau, Jasa Marga juga meraih pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai pionir pemasangan turbin angin berupa Hybrid Wind Tree yang dikembangkan di Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi. Turbin angin ini merupakan instalasi berbentuk pohon yang terintegrasi dengan panel surya pertama di jalan tol Indonesia, mengoptimalkan energi angin dan matahari sebagai sumber listrik untuk mendukung operasional fasilitas kawasan jalan tol.

Rivan menambahkan, dukungan Jasa Marga terhadap transisi energi hijau tidak berhenti di internal perusahaan. Perseroan turut berkomitmen membangun dan menyiapkan ekosistem pendukung yang dapat diakses oleh masyarakat luas.

“Sebagai kontribusi nyata dalam mendukung masyarakat beralih ke energi bersih, Jasa Marga juga terus mengakselerasi penyediaan infrastruktur kendaraan listrik di sepanjang koridor jalan tol Jasa Marga Group. Kami telah menambah jumlah SPKLU secara masif dan kini tersedia 144 titik layanan di seluruh rest area Jasa Marga Group. Langkah ini berjalan beriringan dengan kebijakan internal kami, salah satunya melalui inisiatif penggunaan kendaraan listrik sebagai armada dinas perusahaan guna mengurangi emisi,” tambah Rivan.

Lebih lanjut, Rivan menyatakan bahwa kepedulian terhadap krisis iklim kini telah ditanamkan sebagai kesadaran bersama yang mendasar di seluruh lini bisnis Jasa Marga Group.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa penyediaan infrastruktur jalan tol yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional juga membawa konsekuensi terhadap peningkatan emisi dari aktivitas kendaraan pengguna jalan. Menyadari hal ini, mitigasi perubahan iklim telah kami integrasikan sebagai tanggung jawab kolektif seluruh insan Jasa Marga di bawah koordinasi langsung Komite Sustainability,” tutup Rivan.

Atas komitmen dan kerja keras dalam menjalankan operasional berkelanjutan, Jasa Marga berhasil menyabet sejumlah penghargaan nasional dan regional. Perseroan meraih penghargaan Indonesia Green Awards 2026 untuk kategori “Mengembangkan Pengolahan Sampah Terpadu” di Rest Area Travoy KM 88B Jalan Tol Cipularang. Jasa Marga juga sukses mendapatkan predikat Gold Rank untuk Sustainability Report 2024 pada ajang Asia Sustainability Report Rating 2025.

Selain itu, Jasa Marga memborong tiga penghargaan pada ajang Top CSR Awards 2026, yaitu Golden Trophy pada Batch Trophy I, Top CSR Awards 2026 Star 5 (Corporate Level), serta penghargaan Top Leader on CSR Commitment 2026 yang dianugerahkan kepada Direktur Human Capital dan Transformasi Jasa Marga, Yoga Tri Anggoro, atas komitmennya memajukan ekosistem CSR dan ESG perusahaan.

Seluruh capaian hijau tersebut ditopang oleh kinerja efisiensi energi dan sumber daya yang kuat di berbagai sektor sepanjang tahun 2025 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di sektor energi, Jasa Marga Group berhasil menekan penggunaan listrik sebesar 1,87%, di mana area kantor pusat turut berkontribusi memangkas konsumsi listriknya hingga 7,89%. Efisiensi serupa juga terjadi pada lini mobilitas operasional dengan keberhasilan mereduksi pemakaian BBM sebesar 2,56%.

Jasa Marga berkomitmen untuk terus konsisten beraksi demi iklim dengan meningkatkan pengelolaan dampak lingkungan melalui langkah strategis dalam pengendalian emisi, perluasan pemanfaatan energi surya, penggunaan energi yang lebih bijak, serta penegakan prinsip pembangunan berkelanjutan di setiap jalan tol Jasa Marga Group.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar