Prabowo Dekati Pengungsi Bireuen, Dengar Curhat dan Cium Kening Balita

- Minggu, 07 Desember 2025 | 13:30 WIB
Prabowo Dekati Pengungsi Bireuen, Dengar Curhat dan Cium Kening Balita

Minggu siang itu, cuaca di Bireuen masih terasa berat. Di tengah suasana posko pengungsian di Kecamatan Juli, tiba-tiba ada keriuhan. Presiden Prabowo Subianto datang. Kedatangannya, sekitar pukul 12.20 WIB, langsung menyedot perhatian warga yang sedang berusaha bertahan usai diterjang banjir dan tanah longsor.

Tanpa banyak protokol, Prabowo langsung menyapa dan mendekati para pengungsi. Ia tak segan. Dalam pantauan di lokasi, ia bahkan terlihat mencium kening seorang balita yang masih digendong erat oleh ibunya. Rupanya, ia ingin mendengar langsung cerita mereka. Dan cerita itu pun mengalir, lengkap dengan air mata.

Seorang korban, dengan suara tersedu-sedu, berkata padanya:

"Sudah diambil sungai Pak rumah saya. Tidak ada lagi Pak rumah."

Prabowo tampak menyimak. Ia mendengarkan satu per satu curhatan warga yang kehilangan tempat tinggal. Di tenda pengungsian yang pengap itu, antusiasme warga justru terlihat saat mereka berebut bersalaman dengan sang Presiden. Ada harapan, meski kecil, di balik ujian yang mereka alami.

Usai berbincang, pria yang baru beberapa waktu lalu juga berkunjung ke Kutacane ini mengecek kondisi dapur umum. Ia memastikan logistik dan makanan tersedia. Bahkan, tak sungkan untuk ikut makan siang bersama warga di tempat pengungsian.

"Makan pakai ikan tongkol," ujar Prabowo santai, mencoba mencairkan suasana.

Kunjungan ke Bireuen ini adalah yang kedua kalinya dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, tepatnya pada 1 Desember, ia sudah lebih dulu melihat dari dekat dampak bencana di Aceh Tenggara. Tampaknya, persoalan di tanah rencong ini masih menjadi perhatian serius.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar