Ketegangan kembali memanas antara Jepang dan China. Kali ini, pemicunya adalah klaim yang saling bersilangan atas beberapa pulau kecil di Laut China Timur. Menurut laporan, kapal-kapal dari kedua negara terlibat perselisihan di sekitar Kepulauan Senkaku, wilayah yang memang sudah lama jadi sumber sengketa.
Menurut sejumlah saksi, cekcok terbaru ini terjadi di tengah hubungan yang memang sedang tidak baik-baik saja. Bulan lalu, Perdana Menteri Jepang yang baru, Sanae Takaichi, sempat mengisyaratkan sesuatu yang cukup mengejutkan. Ia menyebut negaranya bisa saja turun tangan secara militer jika China menyerang Taiwan. Pernyataan itu jelas menambah dingin suasana.
Otoritas Penjaga Pantai Jepang kemudian merilis pernyataan resmi. Mereka melaporkan bahwa dua kapal patroli China memasuki perairan teritorial Jepang di dekat Kepulauan Senkaku. Kejadiannya pada Selasa (2/12) dini hari tadi.
Untungnya, kapal-kapal itu pergi beberapa jam kemudian. Tapi situasinya tetap tegang.
Wilayah yang jadi rebutan ini dikenal dengan dua nama: Senkaku di Jepang dan Diaoyu di China. Sudah bertahun-tahun, gugusan pulau tak berpenghuni ini jadi titik api yang mudah meledak, memicu saling klaim dan aksi saling dorong di laut.
Artikel Terkait
ELT Rusak, Pencarian Pesawat ATR 42-500 di Maros Andalkan Cara Manual
Macron Geram, Ancaman Tarif Trump untuk Greenland Picu Ancang-ancang Eropa
Trump Guncang Sekutu NATO dengan Ancaman Tarif 25% demi Greenland
Motor Tercebur di Kali Cileungsi, Pengendara Selamat Berkat Lompatan Cepat