Di Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, suasana hari Senin (1/12/2025) terasa khidmat. Komjen Suyudi Ario Seto, sang Kepala BNN RI, memimpin langsung prosesi pelantikan sejumlah pejabat baru. Momen ini bukan sekadar seremonial biasa. Bagi Suyudi, ini adalah titik tolak untuk refleksi, agar setiap orang yang dilantik bisa mengerahkan segenap kemampuannya demi perubahan yang lebih baik untuk masyarakat.
“Penempatan jabatan ini kami lakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan tentu saja, meningkatkan kinerja,” ujar mantan Kapolda Banten itu. Ia meyakini, para pejabat yang dilantik hari ini adalah personel terbaik di posisi yang tepat.
Duduk di kursi baru sebagai Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah adalah Kombes Dedy Tabrani. Penunjukannya ini dinilai strategis, mengingat Kalteng punya tingkat kerawanan yang cukup tinggi. Wilayahnya luas, sementara dinamika jaringan narkoba terus berkembang.
Di sisi lain, Suyudi juga punya pesan keras. Ia mengingatkan semua pejabat untuk menjaga marwah dan nama baik BNN. “Tidak boleh ada penyalahgunaan kewenangan, sekecil apapun itu,” tegasnya. Budaya kerja yang profesional dan berintegritas harus jadi nafas sehari-hari. Ia ingin BNN responsif dan selalu hadir memberi solusi atas masalah narkoba di tengah masyarakat.
Harapannya jelas. Setiap keputusan yang diambil ke depan harus berdampak nyata, mendorong kemajuan organisasi dan sekaligus memenuhi harapan publik. Masyarakat ingin melihat BNN betul-betul bekerja mewujudkan Indonesia bersih dari narkotika. Pesan itu disampaikannya dalam keterangan tertulis usai acara.
Artikel Terkait
KPK Ungkap Aliran Uang Haram Rp 53 Miliar ke Mantan Pejabat Pensiunan Kemnaker
Subsidi Upah Rp 200 Ribu untuk Buruh Jakarta Dapat Sinyal Hijau dari DPRD
AS Bekukan Visa Imigran dari 75 Negara, Thailand dan Kawasan Asia Tenggara Terimbas
16 Januari 2026: Dari Isra Mikraj hingga Dunia Buku, Satu Tanggal dengan Tiga Warna Berbeda