PT Harta Djaya Karya Tbk, atau MEJA, punya kabar gembira buat para pemegang sahamnya. Perusahaan ini berencana membagikan saham bonus dengan rasio yang cukup menarik, yaitu 10:8. Artinya, untuk setiap 10 lembar saham yang dimiliki, pemegang saham akan mendapat tambahan 8 lembar baru. Rencananya, MEJA akan menerbitkan sekitar 1,78 miliar saham baru untuk memenuhi program ini.
Nilai totalnya? Tidak main-main. Manajemen MEJA menyebut angka Rp35,7 miliar, yang diambil dari tambahan modal disetor perusahaan untuk tahun buku 2024. Pernyataan resmi ini disampaikan lewat keterbukaan informasi BEI pada Selasa, 3 Maret 2026.
"Dengan total nilai saham bonus yang akan dibagikan oleh perseroan adalah sebesar Rp35.768.032.680 dari tambahan modal disetor perseroan untuk tahun buku 2024," jelas manajemen.
Nah, perlu dicatat. Saham bonus ini bukan dividen saham, ya. Sumbernya berasal dari kapitalisasi agio saham atau kelebihan setoran pemegang saham di atas nilai nominal saham. Agio yang dikapitalisasi ini khusus berasal dari hasil penawaran umum perdana (IPO) MEJA di tahun 2024, yang nilainya mencapai Rp35,84 miliar.
Soal teknis pembagian, MEJA akan menerapkan sistem pembulatan ke bawah. Jadi, kalau hasil perhitungannya menghasilkan pecahan, misalnya, maka akan dibulatkan ke angka terdekat di bawahnya. Perusahaan juga menegaskan tidak akan mengeluarkan 'saham sisa' yang kepemilikannya tidak jelas.
Lantas, apa tujuannya? Menurut manajemen, langkah ini diambil untuk memperkuat struktur modal perusahaan. Di sisi lain, ini juga bentuk pemberian benefit kepada para investor yang telah mendukung.
Artikel Terkait
Permintaan Properti High-End Tumbuh, Pasar Menengah Masih Tertatih
Kekhawatiran Timur Tengah dan Kredit Swasta Pacu Lonjakan Imbal Hasil Utang Eropa
Analis Proyeksikan ERAA Jadi Raksasa Ritel Gaya Hidup Modern
Konflik Timur Tengah Pacu Harga Minyak dan Gas Melonjak Tajam