Bencana Sumut: 25.000 Jiwa Terdampak, Bupati Desak Bantuan Udara untuk Desa Terisolasi

- Minggu, 30 November 2025 | 20:50 WIB
Bencana Sumut: 25.000 Jiwa Terdampak, Bupati Desak Bantuan Udara untuk Desa Terisolasi

Kondisi penanganan bencana di Sumatera Utara masih sangat memprihatinkan. Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, baru-baru ini memberikan laporan terbaru mengenai situasi yang dihadapi warganya. Dua kecamatan, Parmonangan dan Adian Koting, menjadi wilayah yang paling menderita.

Lebih dari 15.700 jiwa di dua kecamatan itu terdampak langsung. Angkanya bisa melonjak hingga 25.000 jika korban banjir ikut dihitung.

"Korban yang terdampak di dua kecamatan ini kurang lebih sekitar 15.700 jiwa yang terdampak, Pak. Dan kalau diikutkan dengan banjir, ini mungkin mencapai 25.000. Karena masih ada dua kecamatan lagi yang berdampak banjir, tapi kondisi saat ini banjirnya sudah surut," jelas Jonius dalam Rakor Penanganan Darurat Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Minggu (30/11/2025).

Dia melanjutkan, beberapa desa sama sekali putus kontak. Jalan tidak bisa dilalui, listrik padam, dan komunikasi terputus. Ini sudah hari kelima kami bekerja nonstop dengan TNI-Polri.

Kerusakan infrastruktur di Adian Koting sangat parah. Jalan utama hancur diterjang longsor, mengisolasi empat desa secara total. Butuh perjalanan delapan jam berjalan kaki untuk mencapainya. Bahan pangan pun macet total.

"Jaraknya delapan jam berjalan kaki. Bahan pangan tidak bisa masuk. Komunikasi juga tidak ada. Mereka sangat membutuhkan bantuan," ucapnya dengan nada prihatin.

Dari data sementara, korban jiwa mencapai 23 orang meninggal. Sebanyak 13 orang luka-luka masih dirawat, sementara 25 warga lainnya hilang dan belum ditemukan.


Halaman:

Komentar