Ia lalu melanjutkan, mencoba menggambarkan betapa berharganya momen ini baginya.
"Saya ngebayangin tahun '88 masuk sekolah di sini. Saya tidak punya rapor kelas 1 sampai 5 karena saya di Malaysia bukan resmi."
Di sisi lain, Andra mengaku kerap merenungi perjalanan hidupnya. Bagaimana seorang anak yang dulu tanpa dokumen resmi, tanpa rapor lengkap, akhirnya bisa berdiri di posisi seperti sekarang.
"Saya cuma ingat-ingat. Kok bisa ya jadi gubernur," tuturnya sambil tersenyum simpul. Sebuah pertanyaan yang mungkin tak pernah ia duga akan terjawab seperti ini.
Artikel Terkait
Rusia Kecam Serangan AS-Israel ke Iran sebagai Agresi di Sidang DK PBB
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dikabarkan Tewas dalam Serangan
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Tewas dalam Serangan yang Diklaim dari AS-Israel
Gubernur Jateng Tegaskan Kolaborasi dengan BPN Harus Terus Berlanjut