Soal Rizki sang kiper, Yahya mengatakan pemuda 18 tahun itu kini sudah berada di KBRI Phnom Penh dan akan segera dipulangkan.
Namun begitu, ada sedikit perbedaan narasi dalam kasus Rizki. Awalnya diduga ia korban TPPO, tapi KBRI Phnom Penh punya penjelasan lain. Mereka menegaskan remaja itu bukan korban perdagangan orang.
Rizki diketahui datang sendiri ke KBRI pagi itu dalam kondisi sehat. Ia meminta bantuan untuk bisa pulang setelah berhasil keluar dari tempat kerjanya yang diduga merupakan sindikat penipuan.
Proses pencariannya ternyata tak mudah. KBRI pertama kali dapat laporan dari keluarga Rizki via hotline pada 10 November 2025. Tapi minimnya informasi sempat menyulitkan proses pencarian. Alhamdulillah, akhirnya Rizki bisa tiba dengan selamat di KBRI secara mandiri.
Artikel Terkait
Anggota DPR Apresiasi Keberhasilan Hilirisasi Bawang Merah di Brebes
Dirjen AHU Soroti Potensi Pelanggaran Hak Anak dalam Polemik Perubahan Kewarganegaraan
Satgas Saber Pangan Layangkan 350 Teguran dan Proses 4 Perkara Pidana Jelang Hari Besar 2026
Polri, TNI, dan Masyarakat Aktifkan Pos Siskamling Jaksel untuk Amankan Ramadhan dan Antisipasi Mudik