Presiden Prabowo Subianto kembali menjalin hubungan bilateral, kali ini dengan delegasi dari konglomerasi Rusia, Sistema Group. Salah satu poin menarik yang mengemuka adalah rencana pengiriman pengajar bahasa Rusia untuk mengajar di berbagai universitas di Indonesia.
Menurut Menteri Investasi sekaligus Kepala BPI Danatara, Rosan Roeslani, pertemuan ini merupakan kelanjutan dari dialog yang sudah dimulai di St. Petersburg pertengahan 2025 lalu. "CEO dan ownernya datang semua, didampingi Dubes Rusia," jelas Rosan usai pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (20/11/2025).
Dia menambahkan, kerja sama pendidikan ini nantinya akan difokuskan pada universitas-universitas yang memang sudah memiliki program bahasa Rusia. Jadi, mereka akan mengirim tenaga pengajar langsung dari Rusia.
Artikel Terkait
KPK Sita Emas dan Miliaran Rupiah dalam OTT Pejabat Pajak
KUHP Baru Diklaim Jadi Tameng Bagi Pengkritik Pemerintah
KPK Amankan Pejabat Pajak Jakarta Utara dalam OTT Suap Rp 4 Miliar
Pajak Rp75 Miliar Menyusut Drastis, Lima Tersangka Terjerat Kasus Suap di KPP Jakarta Utara