Lalu menyinggung kasus viral dimana fasilitas smart TV di sebuah sekolah di Pandeglang pernah disalahgunakan oleh kepala sekolahnya untuk berkaraoke. Ia menegaskan bahwa kejadian serupa tidak boleh terulang kembali dan harus menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.
Di balik peringatannya, Lalu turut mengapresiasi inisiatif pemerintah. Ia menilai peluncuran smartboard merupakan langkah konkret untuk memperkuat transformasi digital di sektor pendidikan, yang menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan teknologi pembelajaran yang interaktif dan modern.
Program Revitalisasi Pendidikan Digital
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan interactive flat panel (IFP) atau smartboard untuk sekolah. Program ini merupakan bagian dari prioritas pemerintah dalam mewujudkan revitalisasi dan digitalisasi pendidikan.
Peluncuran perdana dilakukan di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, dan diikuti secara hybrid oleh ribuan sekolah lainnya. Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa capaian program ini sudah signifikan, dengan 75% sekolah di Indonesia telah menerima panel interaktif tersebut.
Kehadiran smartboard diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis dan meningkatkan semangat belajar anak-anak di seluruh Indonesia.
Artikel Terkait
Longsor Tewaskan Empat Pekerja Proyek Lapangan Bola di Jatinangor
Kapolres Sragen Resmikan Jembatan Merah Putih, Langsung Uji Coba dengan Warga
Kapolres Kampar Blusukan ke Pospam Tol, Ingatkan Personel Utamakan Pelayanan
Bendera GAM Berkibar di Tengah Reruntuhan Gempa Aceh: Provokasi atau Sinyal Bahaya?