Keluarga Deni Apriadi Rahman, yang dikenal dengan nama Dea Lipa, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat. Permintaan maaf ini disampaikan setelah penampilan feminim Deni yang menggunakan jilbab menjadi perbincangan publik dan memunculkan julukan 'Sister Hong Lombok'.
Melalui pernyataan pers yang diwakili oleh bibinya, Maya, keluarga mengungkapkan permohonan maafnya. "Kami sebagai keluarga meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi di media sosial yang sama sekali tidak kami perkirakan," ujar Maya dalam konferensi pers yang digelar di Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Maya juga menegaskan bahwa keluarga telah memberikan nasihat dan teguran kepada Deni terkait penampilannya yang berkamuflase sebagai wanita. Nasihat ini disebutkan telah diberikan sejak pertama kali Deni memutuskan untuk mengenakan hijab.
Sementara itu, Deni atau Dea Lipa sendiri telah memberikan klarifikasi publik mengenai identitas aslinya. Ia mengonfirmasi bahwa dirinya berjenis kelamin laki-laki dan menjelaskan alasan di balik penampilan feminimnya. Menurut Deni, gaya berbusananya merupakan sebuah bentuk ekspresi diri yang lahir dari rasa kekaguman.
Artikel Terkait
KUHP Baru Diklaim Jadi Tameng Bagi Pengkritik Pemerintah
KPK Amankan Pejabat Pajak Jakarta Utara dalam OTT Suap Rp 4 Miliar
Pajak Rp75 Miliar Menyusut Drastis, Lima Tersangka Terjerat Kasus Suap di KPP Jakarta Utara
Makanan Bergizi untuk Balita Viral, Cuma Dibungkus Kantong Kresek