Razia Golden Tiger Medan: 3 Pengunjung Ditemukan Positif Narkoba
Polda Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama unsur TNI kembali melakukan operasi penggerebekan di tempat hiburan malam. Razia ini menyasar Golden Tiger di Jalan Putri Merak Jingga, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, pada Jumat (7/11/2025) malam hingga Sabtu (8/11/2025) dini hari.
Operasi Gabungan Jaga Keamanan Publik
Operasi ini merupakan bagian dari kegiatan rutin dan berkelanjutan yang intensif dilakukan Polda Sumut dalam beberapa pekan terakhir. Tujuannya adalah menjaga keamanan dan ketertiban ruang publik serta memutus mata rantai peredaran narkotika di lokasi hiburan malam.
Kesiapan Personel Gabungan TNI-Polri
Sebanyak 55 personel gabungan dikerahkan dalam razia Golden Tiger ini. Tim terdiri dari 51 anggota Polri dan 4 anggota TNI dari Polisi Militer AD serta AU. Operasi dipimpin langsung oleh Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Sumut, dengan dukungan penuh dari berbagai satuan seperti Ditsamapta, Bidpropam, Ditintelkam, Biddokkes, dan Bidhumas.
Hasil Tes Urine: 3 Orang Positif
Setelah apel kesiapan dan pengarahan, tim bergerak ke lokasi dan segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengunjung dan area sekitar. Petugas melakukan tes urine terhadap 15 pengunjung yang mencurigakan. Hasilnya, tiga orang dinyatakan positif menggunakan narkoba dengan jenis amphetamine, ekstasi, dan cannabinoid.
Meskipun tidak ditemukan barang bukti narkotika dalam bentuk fisik, ketiga pengunjung yang terindikasi positif tersebut langsung ditahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh tim Ditresnarkoba Polda Sumut.
Komitmen Polda Sumut Menciptakan Hiburan Sehat
Dirresnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, menegaskan komitmennya. "Dalam beberapa minggu terakhir, kami sudah melakukan razia di sejumlah tempat hiburan malam di Medan. Tujuannya jelas, yaitu menciptakan ruang hiburan yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba," ujarnya.
Dia juga menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara acak dan berkesinambungan. "Kami bersama unsur TNI akan terus melakukan patroli dan razia terpadu secara rutin. Ini bukan hanya penegakan hukum, tapi juga upaya pencegahan agar masyarakat terlindungi dari bahaya narkotika," tegas Kombes Pol Andy Arisandi.
Operasi seperti ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan menekan angka penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat, khususnya di tempat-tempat hiburan.
Artikel Terkait
LPDP Perketat Pengawasan, 600 Penerima Beasiswa Diselidiki atas Dugaan Pelanggaran
Jadwal Imsak dan Anjuran Sahur di Banjarmasin pada 24 Februari 2026
Pelajar Tewas Diduga Dianiaya Oknum Brimob di Tual, Tersangka Sudah Ditahan
Nadiem Makarim Serukan Anak Muda Tak Putus Asa dengan Indonesia di Tengah Sidang Korupsi