Program 3 Juta Rumah Dongkrak Kepuasan Publik ke Presiden, Survei Buktikan

- Sabtu, 08 November 2025 | 19:20 WIB
Program 3 Juta Rumah Dongkrak Kepuasan Publik ke Presiden, Survei Buktikan

Program 3 Juta Rumah Dongkrak Kepuasan Publik terhadap Kinerja Presiden

Program tiga juta rumah yang dijalankan Kementerian PUPR di bawah Menteri Maruarar Sirait terbukti secara signifikan meningkatkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Hal ini terungkap dari hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia.

Kreativitas Hadapi Keterbatasan Anggaran

Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengungkapkan keberhasilan program ini tidak lepas dari pendekatan kreatif Maruarar Sirait dalam mengatasi tantangan pendanaan. Program 3 juta rumah rakyat diwujudkan dengan inisiatif mencari sumber pendanaan mandiri, mengingat alokasi APBN untuk kementeriannya sangat terbatas.

Dampak Luar Biasa pada Kepuasan Masyarakat

Implementasi program perumahan rakyat ini membuahkan hasil yang luar biasa. Burhanuddin menegaskan program ini menjadi salah satu faktor kunci yang mendorong peningkatan angka kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan.

Data Survei Membuktikan Korelasi Kuat

Survei nasional mengungkap korelasi yang sangat kuat antara program perumahan dan kepuasan publik. Dari responden yang mengetahui program tiga juta rumah, mayoritas sebesar 51,8% menyatakan puas atau sangat puas dengan kinerja Presiden. Rinciannya menunjukkan 46,3% cukup puas dan 5,5% sangat puas.

Yang lebih penting, data survei menunjukkan hubungan yang jelas: sebanyak 81,0% responden yang mengetahui program ini merasa puas terhadap kinerja Presiden. Bahkan, 87,1% responden yang puas dengan program tiga juta rumah juga menyatakan kepuasan terhadap kinerja kepemimpinan nasional.

Metodologi Survei

Survei evaluasi publik ini dilakukan secara tatap muka pada periode 20–27 Oktober 2025, melibatkan 1.220 responden dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasilnya konsisten menunjukkan dampak positif program perumahan terhadap penilaian kinerja pemerintahan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar