Hujan deras yang mengguyur sejak Senin sore kembali memutus akses jalan darurat di Wih Porak, Pintu Rime Gayo. Padahal, jalur alternatif yang vital itu baru saja dibuka setelah putus sebelumnya. Kini, arus sungai yang meluap menutup jalan itu, membuatnya sama sekali tak bisa dilalui.
Menurut Kadis Kominfo Bener Meriah, Ilham Abdi, kejadiannya sekitar pukul lima sore. "Putus lagi karena hujan lebat," ujarnya, Selasa (7/4).
Hujan sendiri konon masih turun hingga malam hari. Di sisi lain, alat-alat berat yang masih standby di lokasi sudah disiapkan. Mereka akan segera dikerahkan begitu debit air sungai mulai surut, untuk membuka akses kembali.
Ini bukan kali pertama. Jalur yang sama sempat ambrol pada Minggu (5/4) sore lalu, juga karena luapan sungai. Upaya perbaikan darurat sempat berhasil. Sekitar pukul dua dini hari tadi, kendaraan sudah bisa lewat lagi. Tapi, ternyata tak bertahan lama.
Kondisinya memang cukup pelik. Jalur yang putus ini merupakan satu-satunya akses penghubung menuju wilayah tengah Aceh dari arah Bireuen. Jalan utamanya, Tajuk Enang-enang, sudah putus total sejak bencana akhir November 2025 dan belum juga bisa diperbaiki.
Akibatnya, alternatif darurat inilah yang jadi andalan. Jalur ini pun sebenarnya ikut putus saat bencana lalu. Saat ini, satu-satunya cara adalah lewat jalur darurat yang membelah sungai tentu saja, dengan segala risikonya.
Artikel Terkait
Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 11 Orang, Termasuk Anak-Anak dan Seorang Tentara
WNA Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya di Bekasi, Polisi Autopsi Jenazah
Sapi Kurban Mengamuk, Terobos Toko Kamera di Bogor
Gard Revolusi Iran Serang Pangkalan Militer AS sebagai Balasan atas Agresi di Bandar Abbas