Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjanjikan insentif tambahan bagi Toyota apabila perusahaan itu bersedia memindahkan fasilitas manufakturnya dari Thailand ke Indonesia. Langkah strategis ini diambil untuk mengoptimalkan potensi pasar domestik yang luas dan terus berkembang.
Kabar tersebut menjadi salah satu berita terpopuler di kumparanOTO pada Selasa (4/8). Selain itu, informasi mengenai penjualan Jaecoo J5 EV yang hampir menembus 25 ribu unit, serta program sewa baterai dan buyback EV dari Polytron, juga banyak menyita perhatian pembaca.
Insentif untuk Toyota
Purbaya mengungkapkan bahwa pemerintah siap memberikan insentif tambahan sebagai bagian dari upaya menarik investasi. Toyota diminta memindahkan pabriknya dari Thailand ke Indonesia, yang dinilai memiliki pasar otomotif yang sangat potensial.
Penjualan Jaecoo J5 EV
Di tengah gempuran model baru, penjualan mobil listrik Jaecoo J5 EV terus melesat hingga mendekati 25 ribu unit. Data wholesales dari Gaikindo menunjukkan tren pertumbuhan bulanan yang positif, menandakan penerimaan pasar yang kuat terhadap model ini.
Solusi Polytron untuk EV
Polytron menjawab keraguan masyarakat tentang ketahanan baterai dan penyusutan harga mobil listrik dengan menghadirkan solusi inovatif di GIIAS 2026. Produsen lokal ini menawarkan skema sewa baterai (Battery-as-a-Service) atau pembelian langsung dengan garansi baterai seumur hidup, serta jaminan buyback hingga 70 persen.
Artikel Terkait
Pemerintah Matangkan Pembatasan Pertalite untuk Kelompok Kaya
Insentif Motor Listrik Rp3 Juta per Unit, Pemerintah Kaji Ulang Penyerapan Anggaran
Pembatasan BBM Subsidi untuk Kelompok Terkaya Diyakini Hemat Anggaran 10 Persen
Menkeu Rencanakan Pembatasan Subsidi BBM untuk Kelompok Desil 10