Menkeu Rencanakan Pembatasan Subsidi BBM untuk Kelompok Desil 10

- Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:12 WIB
Menkeu Rencanakan Pembatasan Subsidi BBM untuk Kelompok Desil 10

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rencana pembatasan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang akan menyasar kelompok masyarakat dengan pengeluaran tertinggi, yakni desil 10. Langkah ini diambil untuk memastikan subsidi lebih tepat sasaran dan menghemat anggaran negara.

"Nggak, nggak diperketat. Cuman akan dipastikan nanti yang saya tahu ya, supaya tepat sasaran. Mungkin kita akan coba ini berapa ke depan, yang desil 10 kita batasin dulu," ujar Purbaya kepada awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (20/8).

Menurut Purbaya, pembatasan ini berpotensi menghemat anggaran subsidi BBM sekitar 10 persen. "Nanti ada penghematan, kira-kira sepersepuluhnya," katanya.

Rencana ini sejalan dengan wacana pemerintah yang kembali mengangkat pembatasan konsumen BBM bersubsidi jenis Pertalite. Masyarakat mampu yang termasuk dalam desil 9-10 berpotensi tidak lagi diizinkan membeli BBM tersebut. Hal ini merupakan hasil rapat antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Purbaya pada Selasa (11/8).

Purbaya menjelaskan, pembatasan konsumsi Pertalite akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan. Meski demikian, ia belum merinci lebih lanjut karena masih dalam proses pembahasan. "Tadi kita membahas kemungkinan implementasi pembatasan subsidi Pertalite untuk yang tingkat atas, mungkin yang kuartil 9-10, supaya nanti, bukan sekarang, ya, beberapa bulan kemudian kita bisa kurangin secara bertahap," ungkapnya kepada awak media di kantor Kemenkeu.

Dalam RAPBN 2026, subsidi energi ditetapkan sebesar Rp 210 triliun yang mencakup subsidi BBM, listrik, dan LPG 3 kilogram. Sementara itu, untuk RAPBN 2027, subsidi energi mencapai Rp 272,95 triliun.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags