UIN Palangka Raya Resmi Diresmikan, Pacu Pembangunan SDM di Kalimantan

- Sabtu, 08 November 2025 | 01:40 WIB
UIN Palangka Raya Resmi Diresmikan, Pacu Pembangunan SDM di Kalimantan

IAIN Palangka Raya Resmi Jadi UIN, Perkuat Pembangunan SDM di Kalimantan

PALANGKA RAYA - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya secara resmi bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya. Peresmian perubahan status ini dilakukan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2025 yang diumumkan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Transformasi IAIN menjadi UIN Palangka Raya ini merupakan hasil perjuangan panjang civitas akademika selama hampir 11 tahun, sejak pertama kali diupayakan pada tahun 2014. Menteri Agama menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses alih status ini.

Momentum Strategis Pengembangan Pendidikan Tinggi

Menurut Nasaruddin Umar, perubahan status ini bukan sekadar pergantian nama belaka, melainkan momentum strategis untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi keagamaan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. "Saya ingin lahirnya UIN tidak hanya dipercepat di Pulau Jawa, tetapi juga di luar Jawa agar ada kesetaraan di seluruh Indonesia," tegas Menag dalam acara peresmian di Palangka Raya, Jumat (7/11/2025).

Kebijakan transformasi ini merupakan bagian dari program percepatan pengembangan pendidikan tinggi keagamaan secara merata di seluruh Indonesia. Saat ini terdapat 11 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) yang telah memenuhi uji kelayakan untuk bertransformasi, dengan distribusi tiga di Sumatera, satu di Kalimantan, satu di Sulawesi, empat di Jawa, satu di Bali, dan satu di Ambon.

Komitmen Inklusivitas dan Kesetaraan

Menteri Agama menekankan komitmen pemerintah dalam mendorong kemajuan pendidikan tinggi untuk semua agama. "Bahkan tidak hanya Islam, tetapi juga agama-agama lain seperti Hindu, Kristen, dan Katolik kita dorong untuk maju bersama," jelas Nasaruddin Umar.

Dengan status barunya sebagai UIN, kampus ini diharapkan mampu menjadi pusat keunggulan akademik di Kalimantan dan berkontribusi signifikan terhadap pembangunan SDM di Kalimantan Tengah. Prestasi sebagai kampus pertama dan satu-satunya di Kalimantan yang meraih akreditasi unggul menjadi bukti konkret kualitas pendidikan dan manajemen yang dimiliki.

Visi Masa Depan UIN Palangka Raya

Rektor UIN Palangka Raya, Ahmad Dakhoir, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas terwujudnya cita-cita panjang ini. "Alhamdulillah, berkat dukungan banyak pihak dan doa Bapak Menteri, hari ini perjuangan itu terwujud melalui Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2025," ujar Rektor Dakhoir.

Ke depan, UIN Palangka Raya diproyeksikan menjadi motor penggerak pendidikan tinggi keagamaan yang unggul, inklusif, dan berakar pada nilai-nilai budaya lokal di Bumi Tambun Bungai. Kampus ini juga akan memperkuat identitasnya sebagai Bumi Pancasila dan Bumi Ber-AKHLAK, mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kearifan lokal dalam pengembangan pendidikan tinggi.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar