Otoritas Palestina Desak AS Hentikan Aneksasi Israel demi Cegah Kekacauan Kawasan

- Jumat, 05 Juni 2026 | 14:15 WIB
Otoritas Palestina Desak AS Hentikan Aneksasi Israel demi Cegah Kekacauan Kawasan

Otoritas Palestina secara resmi mendesak Amerika Serikat untuk menghentikan aksi aneksasi atau pencaplokan wilayah yang terus dilakukan Israel terhadap tanah Palestina. Seruan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan dan kekhawatiran bahwa kawasan akan semakin terjerumus dalam kekacauan jika tidak ada intervensi tegas dari Washington.

Dalam pernyataan yang disampaikan kepada pers, Duta Besar Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Riyad Mansour, menegaskan bahwa Presiden AS Donald Trump memiliki kapasitas dan sarana yang cukup untuk menghentikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melanjutkan kebijakan pencaplokan tersebut. Menurut Mansour, langkah Trump sangat dinantikan demi menjaga stabilitas kawasan dan membuka jalan menuju perdamaian yang berkeadilan.

“Saya mengetahui bahwa Presiden Trump mampu, dan dia memiliki sarana untuk menghentikan Netanyahu, agar seluruh kawasan tidak terus berada dalam kekacauan...dan untuk bergerak ke arah perdamaian dan keadilan, itulah sebabnya sebagian besar dari kita bekerja sama dengan mereka,” ujar Mansour, Jumat (5/6/2026).

Mansour juga merujuk pada pernyataan Trump sebelumnya yang secara terbuka meminta Netanyahu untuk menghentikan apa yang disebutnya sebagai “omong kosong di Lebanon” dan “kegilaan” yang tengah berlangsung. “Anda tahu Anda tidak diizinkan untuk mencaplok tanah tersebut,” tegas Mansour, yang saat itu didampingi oleh para diplomat dari negara-negara Arab dan Muslim.

Sementara itu, blok geopolitik PBB yang dikenal sebagai Arab Group turut menyatakan solidaritasnya terhadap Palestina. Dalam pernyataan bersama, mereka mengungkapkan “kekhawatiran mendalam” atas agresi pemukim Israel dan kekerasan militer Tel Aviv yang dinilai meningkat pesat. Duta Besar Arab Saudi, Abdulaziz Alwasil, yang berbicara mewakili blok tersebut, menegaskan bahwa Israel terus menerapkan kebijakan aneksasi yang dipercepat dan perlucutan sistematis hak-hak rakyat Palestina.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags