Klaster Pertama: 5 Tersangka
- ES (Eggi Sudjana) - Pengacara
- KTR (Kurnia Tri Rohyani) - Aktivis TPUA
- MRF (Muhammad Rizal Fadhillah) - Aktivis TPUA
- RE (Rustam Effendi) - Aktivis
- DHL (Damai Hari Lubis) - Ketua TPUA
Kelima tersangka klaster pertama dijerat dengan Pasal 310 dan/atau Pasal 311 dan/atau Pasal 160 KUHP, serta Pasal 27A juncto Pasal 45 ayat 4 dan/atau Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45A ayat 2 Undang-Undang ITE.
Klaster Kedua: 3 Tersangka
- RS (Roy Suryo) - Ahli Telematika dan Eks Menpora
- RHS (Rismon Hasiholan Sianipar) - Ahli Digital Forensik
- TT (Tifa Tifauziah) - Dokter dan Aktivis
Ketiga tersangka klaster kedua menghadapi Pasal 310 dan/atau Pasal 311 KUHP, serta berbagai pasal berlapis UU ITE termasuk Pasal 32 ayat 1 juncto Pasal 48 ayat 1, Pasal 35 juncto Pasal 51 ayat 1, Pasal 27A juncto Pasal 45 ayat 4, dan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45A ayat 2.
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengonfirmasi penetapan tersangka ini dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta. Kasus ini terus berkembang seiring dengan proses hukum yang sedang berjalan terhadap kedelapan tersangka.
Artikel Terkait
Karcis Parkir Tak Sesuai Picu Pengeroyokan Juru Parkir di Makassar
Proyek Wisata Green Topejawa Mangkrak, Aktivis Desak Audit Total
Kejari Barru Resmikan Mess Pegawai 16 Kamar, Dukung Program Zero Indekos
Barcelona Tumbang 0-2 dari Atletico Madrid di Leg Pertama Perempat Final