Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Minut, Cynthia Sepang, menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai luhur budaya Islam kepada generasi muda. Nilai-nilai ini dapat menjadi dasar dalam menguatkan karakter bangsa. "Kami berharap workshop ini membuat generasi muda lebih memahami dan mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Menjaga Warisan Budaya Islam di Sulawesi Utara
Staf Khusus Gubernur Sulut, H Sarhan Antili, menegaskan bahwa kebudayaan Islam telah menjadi bagian dari kekayaan daerah yang harus dilestarikan. Nilai-nilai persaudaraan, saling menghormati, dan kedamaian telah menjadi jati diri masyarakat. "Nilai-nilai ini harus diwariskan kepada generasi muda agar tetap menjadi pilar keharmonisan," katanya.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Minut Usman, Kadis PPA Minut Sri Hesty Heber, Ketua DPC PKB Minut Samsudin Uber, serta ratusan peserta workshop.
Penyelenggara Perseorangan, Cony Lestari Dasinangon, menyatakan acara ini merupakan upaya menjaga warisan budaya Islam di tengah modernisasi. "Semoga ini menjadi langkah nyata memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam keberagaman," pungkasnya.
Artikel Terkait
Ironi di Balik Ucapan Terima Kasih: Dosen Sibuk Mengecek Tunjangan, Bukan Membangun Peradaban
Pengeroyokan Guru di Jambi: Alarm Keras bagi Nalar dan Peradaban
Jet Tempur AS Tembak Jatuh Drone Iran di Dekat Kapal Induk, Ketegangan Laut Arab Kembali Meningkat
Bahasa Isyarat: Ketika Diam Bicara dan Gerakan Menyair