Kang Irvan Noviandana memberikan analisis mengenai peran PBB dalam konflik internasional, termasuk isu Palestina dan Sudan. Berikut penjelasannya.
Dalam menanggapi kejahatan Israel di Gaza, sikap politik banyak negara justru didorong oleh laporan investigatif PBB yang mengungkap kejahatan perang Israel. Laporan-laporan ini menjadi dasar bagi banyak negara untuk mengambil sikap.
Oleh karena itu, adalah keliru jika ada pihak yang secara selektif tidak mempercayai PBB dalam isu Palestina, tetapi tiba-tiba begitu yakin dengan laporan PBB mengenai keterlibatan Uni Emirat Arab (UEA) di Sudan. Konsistensi dalam memandang kredibilitas PBB sangat penting.
Perlu dicatat bahwa laporan PBB tentang pelanggaran HAM dan kejahatan perang baik di Gaza, Sudan, Suriah, maupun Yaman umumnya disusun oleh panel ahli independen. Laporan ini bersifat faktual dan berbasis data lapangan yang kuat, bukan sekadar opini atau keputusan politik.
Artikel Terkait
Menerima Diri di Awal Tahun: Antara New Me dan Kelelahan yang Tak Terucap
Beijing Hukum Mati Bos Mafia Myanmar, Sinyal Keras untuk Pelaku Penipuan Lintas Batas
AS Cabut Staf Non-Darurat dari Niger Usai Serangan ISIS di Bandara Niamey
Siklus Keracunan MBG: Klarifikasi, Maaf, dan Janji yang Tak Pernah Tuntas