Bulan Guru Nasional 2025: Fokus Pendidikan Inklusif & Pelatihan Guru APBN 2026

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 11:24 WIB
Bulan Guru Nasional 2025: Fokus Pendidikan Inklusif & Pelatihan Guru APBN 2026

Bulan Guru Nasional 2025: Fokus Pada Pendidikan Inklusif dan Peningkatan Kompetensi Guru

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti secara resmi meluncurkan Bulan Guru Nasional 2025 di SLBN 01 Jakarta pada Jumat, 31 Oktober. Acara ini menandai dimulainya rangkaian perayaan yang puncaknya akan berlangsung pada Hari Guru Nasional tanggal 25 November 2025.

Komitmen Pemerintah untuk Pendidikan Inklusif

Dalam sambutannya, Menteri Mu'ti menekankan pentingnya pendidikan inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus. Pemerintah telah menyiapkan langkah strategis untuk mengatasi kekurangan guru di Sekolah Luar Biasa (SLB) dan sekolah inklusi.

"Kami tahun 2026 sudah mengalokasikan dana untuk pelatihan guru pendamping bagi anak-anak berkebutuhan khusus sehingga kekurangan guru pendamping di sekolah-sekolah inklusi dan di sekolah-sekolah luar biasa perlahan-lahan dapat kami penuhi," tegas Mu'ti.

Pelatihan Guru dengan Anggaran APBN

Program pelatihan guru pendamping akan sepenuhnya dibiayai melalui APBN dan direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun 2026. Ini merupakan bagian dari upaya sistematis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan inklusif di Indonesia.

Guru sebagai Agen Pembangunan Peradaban

Menteri Mu'ti menyatakan bahwa peran guru tidak terbatas hanya sebagai agen pembelajaran, tetapi juga sebagai agen pembangunan peradaban. "Guru adalah kunci di dalam kita memajukan pendidikan. Guru tidak sekadar agen pembelajaran, tetapi guru adalah agen dalam membangun peradaban," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kemuliaan profesi guru terletak pada ketulusan dalam memberikan layanan pendidikan yang melampaui tugas administratif belaka.

Peningkatan Kompetensi Guru Berkelanjutan

Menurut Mu'ti, peningkatan kompetensi guru harus terus dilakukan seiring perkembangan zaman. "Berbagai persoalan yang kita saksikan meniscayakan betapa guru harus terus meningkatkan kompetensi dan harus terus meluruskan motivasi," jelasnya.

Program Utama Bulan Guru Nasional 2025

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani, mengumumkan berbagai program yang akan diselenggarakan selama Bulan Guru Nasional 2025:

Kampanye Terima Kasih Guruku

Program ini mengajak siswa untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru melalui media sosial dan berbagai platform pembelajaran lainnya.

Pemberian Penghargaan GTK 2025

Kementerian akan memberikan Anugerah GTK dan Apresiasi GTK kepada guru, tenaga kependidikan, dan tokoh pendidikan yang menunjukkan dedikasi, inovasi, dan kontribusi luar biasa dalam meningkatkan mutu pendidikan Indonesia.

Puncak Perayaan Hari Guru Nasional

Rangkaian kegiatan Bulan Guru Nasional 2025 akan mencapai puncaknya pada tanggal 25 November dengan penyerahan penghargaan kepada para pendidik berprestasi. Ini menjadi momentum penting untuk mengapresiasi peran strategis guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar