Pertemuan Bersejarah: Trump Jamu MBS di Gedung Putih Bahas Normalisasi Israel
WASHINGTON, D.C. – Rabu, 19 November 2025
Kunjungan pertama Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman ke Amerika Serikat pasca-skandal pembunuhan Jamal Khashoggi ditandai dengan jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut hangat kunjungan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dalam sebuah jamuan makan malam kenegaraan di Istana Kepresidenan, Selasa (18/11) malam. Pertemuan bilateral ini menjadi momentum penting dalam hubungan diplomatik kedua negara.
Analisis: Pertemuan ini menandai normalisasi hubungan AS-Arab Saudi setelah mengalami ketegangan internasional menyusul kasus pembunuhan jurnalis The Washington Post, Jamal Khashoggi, di Konsulat Saudi di Istanbul pada Oktober 2018.
Dalam pertemuan tertutup yang berlangsung selama tiga jam, kedua pemimpin dikabarkan membahas berbagai isu strategis kawasan, dengan fokus utama pada proses normalisasi hubungan Arab Saudi-Israel melalui kerangka Perjanjian Abraham.
Sumber diplomatik yang dekat dengan perundingan mengungkapkan, Pangeran Mohammed bin Salman menyampaikan posisi Riyadh mengenai prasyarat menuju normalisasi hubungan dengan Tel Aviv, termasuk jaminan konkret mengenai pembentukan negara Palestina yang berdaulat.
"Pembicaraan berlangsung produktif dan mendalam. Kami membahas roadmap menuju stabilitas kawasan dengan pendekatan yang lebih komprehensif," ujar juru bicara Gedung Putih melalui pernyataan tertulis seusai pertemuan.
Kunjungan kerja MBS ini merupakan bagian dari tur diplomatik Timur Tengah yang mencakup beberapa negara sekutu Amerika. Para pengamat politik internasional menilai pertemuan Washington ini akan menjadi penentu arah baru politik luar negeri Amerika di kawasan Timur Tengah.
Artikel Terkait
Pelajar Tewas Diduga Dianiaya Oknum Brimob di Tual, Tersangka Sudah Ditahan
Nadiem Makarim Serukan Anak Muda Tak Putus Asa dengan Indonesia di Tengah Sidang Korupsi
Ketua BEM UGM Laporkan Teror Anonim Usai Kritik Pemerintah
Dasco Minta Pemerintah Tunda Rencana Impor 105 Ribu Pick Up India