Pendekatan Cradle-to-Grave dalam Pengelolaan Limbah
Elnusa Petrofin menerapkan pendekatan cradle-to-grave dalam program Appostraps, memastikan pengelolaan limbah menjadi bagian integral dari Product Life Cycle (PLC) perusahaan. "Ban bekas yang dulunya menjadi limbah kini bertransformasi menjadi solusi adaptif bagi ekosistem pesisir," tambah Putiarsa.
Sinergi Lintas Sektor untuk Konservasi Pesisir
Kolaborasi antara Elnusa Petrofin dan Polda Sulteng menjadi contoh nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung konservasi lingkungan. Pasi Ops Satgas III Preventif Ops Madago Raya Polda Sulteng, Iptu I Wayan Dharma, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif perusahaan.
"Program Appostraps menjadi wujud nyata kerjasama yang baik antara dunia usaha, aparat, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian pesisir," ujarnya. Program ini tidak hanya berdampak pada pengendalian abrasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan yang mendorong partisipasi masyarakat.
Melalui inovasi Appostraps, Elnusa Petrofin menegaskan posisinya sebagai sustainability driven company yang menyeimbangkan kinerja operasional dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Program ini diharapkan dapat menjadi model replikasi nasional untuk pengelolaan limbah dan mitigasi abrasi pesisir di Indonesia.
Artikel Terkait
Bahar Bin Smith Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Anggota Banser
Trotoar Kertamukti: Kabel Menggantung dan Sampah Menumpuk, Pejalan Kaki Terancam
Habib Bahar bin Smith Ditahan, Kasus Penganiayaan Banser Tangerang Masuki Tahap Hukum
Pernikahan Abdul Hadi dan Alya Nabila: Menyatukan Cinta, Merawat Jejak Perjuangan