Bogor – Sabtu siang, 31 Januari 2026, Gedung Paksur Bogor memang ramai oleh karangan bunga dan wajah-wajah bahagia. Tapi suasana di dalamnya lebih dari sekadar pesta. Ruang itu menyaksikan sebuah akad nikah yang rasanya seperti reuni besar. Pertemuan yang memadukan cinta dua insan, ikatan keluarga, dan jejak perjuangan panjang para tokoh yang hadir.
Abdul Hadi Harisuddin, putra keempat Ustaz Muhammad Al-Khaththath, akhirnya resmi menyunting Alya Nabila, putri kedua Rachmadi dan Rusmiati. Akadnya sederhana, tapi khidmat sekali. Lebih dari menyatukan dua mempelai, momen itu juga mempertemukan dua keluarga besar, disaksikan oleh banyak ulama dan sahabat seperjalanan dakwah.
Lihat saja siapa yang datang. Deretan nama seperti Ustaz Abdurrahman al-Baghdadi, KH Badruddin Subhky, Ustaz Alfian Tanjung, sampai Ustaz Ismail Yusanto memenuhi undangan. Tak ketinggalan para aktivis lama; Lutfhie Hakim, Agus Laksono, Nuim Hidayat, dan lainnya juga hadir.
Mereka datang bukan cuma untuk memenuhi undangan. Rasanya lebih seperti merawat kenangan. Menjaga persaudaraan yang sudah lama ditempa dalam suka dan duka perjuangan.
Nah, khutbah nikahnya dibawakan oleh KH Badruddin Subhky. Suaranya tenang, tapi setiap katanya punya bobot. Di hadapan pengantin, beliau mengingatkan bahwa rumah tangga itu bukan cuma urusan perasaan. Ini soal tanggung jawab besar di depan Allah.
Beliau menegaskan peran suami sebagai pemimpin. Kewajibannya memberi nafkah, lahir dan batin. Mencukupi sandang-pangan, sekaligus memberikan kasih sayang dan bimbingan. Harus memperlakukan istri dengan baik, serta menjadi pelindung keluarga.
Di sisi lain, kewajiban istri pun dijelaskan dengan penuh hormat. Taat kepada suami dalam koridor ketaatan pada Allah, menjaga kehormatan diri dan harta keluarga, serta melayani dengan penuh adab.
Artikel Terkait
Trump Luncurkan Dewan Perdamaian untuk Gaza, Dunia Terbelah Antara Harapan dan Kecurigaan
Lokasi Buronan Korupsi Rp 1,98 Triliun Sudah Dipetakan Interpol Indonesia
Utang Puasa Menumpuk? Waspadai Denda Fidyah yang Bisa Tembus Jutaan Rupiah
Red Notice Interpol Mengekang Ruang Gerak Buronan Korupsi Riza Chalid