Suasana di Stadion Segiri, Minggu sore itu, cukup mencekam. Borneo FC akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 2-1 atas PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Liga Super 2025/26. Pertandingan berlangsung sengit, penuh tensi, dan baru benar-benar ditentukan di masa injury time.
Pelatih Borneo, tentu saja, menurunkan skuat terbaiknya. Nadeo Argawinata menjaga gawang, dengan lini belakang diisi Ardi Idrus dan Caxambu. Di lini tengah, kehadiran Cleyton dan Rivaldo Pakpahan diharap bisa mengatur ritme. Sementara ancaman utama di depan dipercayakan pada duo Mariano Peralta dan Kaio Kaio.
PSIM tak mau kalah. Mereka datang dengan formasi yang juga solid. Di bawah mistar ada Cahya Supriadi, sementara bek sayap seperti M. Rendra Teddy Wijanarko siap menghadang. Mereka mengandalkan kreativitas Savio Sheva dan ancaman mematikan dari penyerang asing mereka, Ezequiel Vidal serta Nermin Haljeta.
Sejak wasit meniup peluit awal, Borneo langsung mengambil inisiatif. Tekanan mereka berbuah di menit ke-29. Situasi itu berawal dari sepak pojok yang dieksekusi dengan rapi. Kaio Kaio, yang posisinya bagus, melepaskan sundulan keras dari jarak dekat. Gawang PSIM bobol, 1-0 untuk tuan rumah.
Memimpin skor, Borneo tetap menjaga tempo serangan. Namun begitu, PSIM perlahan bangkit. Mereka mulai menemukan celah dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Kesabaran tim asal Yogyakarta akhirnya terbayar di menit ke-82.
Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih setelah melihat pelanggaran di kotak penalti Borneo. José Valente yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penaltinya tak bisa dihentikan Nadeo. Skor menjadi imbang, 1-1, dan membuat suasana pertandingan semakin panas.
Semua seperti mengarah pada hasil imbang. Tapi sepak bola memang tak pernah bisa ditebak. Di penghujung waktu pertandingan, tepatnya di menit 90 2, Borneo FC mendapatkan hadiah.
Koldo Obieta, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, menjadi pahlawan. Ia melompat lebih tinggi dari para bek PSIM dalam sebuah bola mati, menyundulnya dengan tenang ke sudut gawang. Gol itu pun menjadi penentu kemenangan.
2-1. Tiga poin penting berhasil diraih Borneo FC di kandang sendiri, sementara PSIM harus pulang dengan tangan hampa.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares