Idealis vs. Pesimis: Dinamika Kekuasaan dan Harapan Baru Pemerintahan
Figur idealis seringkali dikaitkan dengan karakter mahasiswa, aktivis, pemikir, pejuang, dan ulama. Intinya, mereka adalah orang-orang yang menginginkan dunia dan sistem berjalan dengan benar. Namun, benarkah seorang idealis sejati justru harus realistis namun bertindak tepat? Inilah pembahasan menarik tentang pertemuan antara idealisme dan realitas politik.
Dunia Politik: Medan Pragmatisme bagi Para Idealis
Politik pada hakikatnya adalah dunia pragmatis, sebuah arena transaksi kepentingan dan kekuasaan dimana kebenaran seringkali menjadi nomor dua. Dalam lingkungan seperti ini, tak heran jika banyak para idealis justru terlempar ke luar lingkar kekuasaan dan lebih sering berperan sebagai kritikus yang tajam.
Ketika Idealis Terjerat Sistem Kekuasaan yang Buruk
Kondisi menjadi lebih rumit ketika sistem kekuasaan itu sendiri buruk, dipimpin oleh figur yang lemah, dan diisi oleh pejabat dengan karakter yang buruk bahkan jahat. Dalam situasi seperti ini, para aktivis yang awalnya idealis sangat rentan mengalami degradasi moral dan prinsip ketika mereka masuk dan terlibat dalam struktur kekuasaan tersebut.
Artikel Terkait
Unit Pencegahan Gaza Gempur Geng Kolaborator, Sita Senjata Zionis
Said Didu Ungkap Isi 4 Jam Dialog Rahasia dengan Prabowo
Kuasa Hukum Beberkan Alasan Kliennya Ditahan dalam Kasus Penganiayaan di Acara Maulid Tangerang
MK Tegaskan Independensi BPKN dalam Putusan Terbaru