Jakarta menanti kedatangan pemain baru. Mauro Zijlstra, penyerang keturunan Indonesia itu, dikabarkan tinggal selangkah lagi untuk resmi berseragam Persija Jakarta. Prosesnya sudah masuk tahap akhir, tinggal tes medis yang harus dilalui. Jika semuanya lancar, Macan Kemayoran akan mengikatnya dengan kontrak jangka panjang, hingga tahun 2028, di bursa transfer paruh musim Super League nanti.
Nama Zijlstra memang sempat menghangat di meja negosiasi beberapa klub. Persib Bandung disebut-sebut juga berminat. Tapi, dalam perjalanannya, Persija lah yang tampil paling serius dan kini berada di posisi terdepan. Mereka benar-benar ingin mendapatkan tanda tangan pemain diaspora berusia 21 tahun ini.
Kabar kepastiannya makin kuat setelah laporan dari Italia. Jurnalis Lorenzo Lepore mengungkap bahwa Zijlstra sudah dalam perjalanan menuju Indonesia sejak Senin lalu.
"Mauro Zijlstra akan segera menandatangani kontrak dengan Persija Jakarta," tulis Lepore di akun X-nya.
"Ia sudah dalam perjalanan ke Indonesia dan akan menandatangani kontrak berdurasi 2,5 tahun setelah menyelesaikan pemeriksaan medis pada hari Selasa," lanjutnya.
Informasi serupa datang dari akun Instagram @seasiagoal, yang biasa melaporkan soal transfer pemain Asia. Mereka menyebut Zijlstra sudah menerima tawaran Persija. Yang menarik, pemain ini sebenarnya masih terikat kontrak dengan FC Volendam hingga 2027, tapi tampaknya dia memilih untuk pindah.
"Transfer yang dikonfirmasi," begitu bunyi unggahan mereka.
"Meskipun masih memiliki kontrak dengan Volendam hingga 2027, Mauro memilih untuk menerima tawaran Persija," tulisnya lagi, merujuk pada laporan seorang editor di Belanda.
Jadi, kalau tes medisnya beres, Zijlstra bukan cuma jadi solusi instan. Kontrak hingga 2028 itu menunjukkan Persija punya proyek jangka menengah, ingin membangun lini serang yang solid untuk masa depan.
Secara profil, dia ini striker naturalisasi yang darahnya dari Bandung. Status WNI-nya baru resmi sejak pertengahan 2025 lalu. Dan begitu jadi WNI, dia langsung masuk radar timnas. Zijlstra sudah merasakan atmosfer Tim Garuda, bahkan sempat main di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan SEA Games 2025. Tiga kali dia membela Indonesia. Pengalaman internasional itu tentu jadi nilai plus buat Persija yang butuh penyerang muda berbekal pengalaman Eropa.
Soal pengalaman di Eropa, di Volendam kesempatannya memang tak banyak. Klub yang baru promosi ke Eredivisie itu lebih sering memainkannya di tim U-21. Minimnya menit bermain inilah yang diduga jadi alasan kuat dia mencari udara baru. Super League Indonesia jadi pilihannya.
Nah, pindah ke Persija ini bisa dibilang langkah yang cerdas buat Zijlstra. Peluang mainnya pasti lebih besar, dan dia kemungkinan akan dapat peran sentral. Di sisi lain, Persija mendapat aset muda dengan potensi berkembang yang sudah merasakan sepak bola Eropa.
Kedatangannya juga turut meramaikan tren pemain diaspora di Super League musim ini. Dia menyusul nama-nama seperti Thom Haye, Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan beberapa lainnya. Fenomena ini jelas menunjukkan kalau daya tarik kompetisi lokal kita bagi para pemain diaspora semakin meningkat.
Sampai detik ini, Persija sendiri belum buka suara secara resmi. Tapi semua tanda-tanda sudah jelas. Pengumuman resmi tinggal menunggu hasil tes medis saja. Tanpa kendala, Macan Kemayoran akan segera punya senjata baru di lini depan untuk sisa musim 2025/2026.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares