Pernyataan Dr. Loeb tentang "lampu depan" pada komet ini menuai reaksi luas di media sosial. Seorang pengguna menggambarkannya sebagai momen yang "merinding" dan tak terlupakan.
Kritik terhadap Transparansi Pemerintah AS
Dalam kesempatan yang sama, Dr. Loeb, yang mengepalai Proyek Galileo untuk meneliti fenomena udara tak dikenal, mengkritik keras pemerintah AS atas kurangnya transparansi mengenai UAP (Unidentified Aerial Phenomena). Ia menyoroti bahwa meski anggaran pertahanan sangat besar, pihak berwenang masih belum bisa menjelaskan objek-objek misterius di langit.
Klaim Kontroversial: Pilot Alien dan Pesawat Jatuh
Dr. Loeb juga mengutip pernyataan kontroversial dari ahli lain, Eric Davis. Menurut Davis yang dikutip Loeb, pemerintah AS telah menemukan lebih dari selusin pesawat ruang angkasa alien yang jatuh beserta pilotnya. "Dan, ada empat jenis alien yang dievakuasi," tambah Dr. Loeb. Klaim ini bertolak belakang dengan pernyataan resmi Kantor Resolusi Anomali Seluruh Domain (AARO) yang menyatakan tidak menemukan bukti makhluk luar angkasa.
Dengan pendekatan tanggal 29 Oktober, teori Dr. Avi Loeb tentang Komet 3I/ATLAS sebagai kapal induk alien terus memicu perdebatan dan antisipasi di kalangan komunitas sains dan masyarakat luas.
Artikel Terkait
AS dan Iran Siap Berunding di Istanbul di Tengah Ketegangan yang Meningkat
Bencana 2026: Alarm Terakhir untuk Pendidikan Ekologi
Di Balik Trauma Child Grooming: Ancaman Bunuh Diri dan Diamnya Orang Tua
Investasi TaniHub Berujung Dakwaan: Kerugian Negara Capai Ratusan Miliar