Donald Trump Jadi Penengah Damai: Misi Rahasia Atasi Perang Ranjau Thailand-Kamboja Terungkap!

- Minggu, 26 Oktober 2025 | 09:42 WIB
Donald Trump Jadi Penengah Damai: Misi Rahasia Atasi Perang Ranjau Thailand-Kamboja Terungkap!

Donald Trump Tiba di Malaysia, Jadi Penengah Konflik Thailand-Kamboja

Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah tiba di Kuala Lumpur, Malaysia pada Minggu (26/10) dalam kunjungan diplomatik penting. Kedatangan Trump ke Malaysia bertujuan untuk menjadi penengah dalam konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja yang telah berlangsung sejak bulan Juli lalu.

Kedatangan Trump di Malaysia

Setibanya di bandara internasional Kuala Lumpur, Presiden Trump turun dari Air Force One dan disambut langsung oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Dalam kesempatan tersebut, Trump melakukan jabat tangan dengan berbagai menteri dan pejabat senior pemerintah Malaysia sebagai bagian dari prosedur kenegaraan.

Misi Perdamaian Trump

Agenda utama kunjungan Trump ke Malaysia adalah mengawasi upacara penandatanganan kesepakatan normalisasi hubungan antara Thailand dan Kamboja. Konflik perbatasan kedua negara ini memanas setelah terjadi bentrokan di wilayah perbatasan pada bulan Juli yang lalu.

Latar Belakang Konflik Thailand-Kamboja

Ketegangan antara Thailand dan Kamboja dimulai ketika Thailand memperketat pengawasan di pos perbatasan dan membatasi arus warga. Thailand bahkan mengancam akan memutus pasokan listrik serta jaringan internet ke kota-kota Kamboja di sekitar perbatasan.

Sebagai bentuk pembalasan, pemerintah Kamboja mengambil langkah tegas dengan menghentikan impor buah dan sayuran dari Thailand. Kamboja juga menerapkan larangan penayangan film serta drama asal Thailand di wilayahnya.

Eskalasi Konflik dengan Ledakan Ranjau

Situasi semakin memanas setelah terjadi dua ledakan ranjau di kawasan perbatasan. Ledakan pertama terjadi pada Rabu, 16 Juli yang menyebabkan seorang tentara Thailand kehilangan kaki. Disusul ledakan kedua sepekan kemudian yang melukai lima prajurit, dengan satu korban kembali mengalami kehilangan kaki.

Kedatangan Presiden Trump diharapkan dapat meredakan ketegangan dan menemukan solusi damai bagi konflik perbatasan Thailand-Kamboja yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar