Kondisi Penahanan yang Memprihatinkan
Selama dalam tahanan, Shahd mengalami berbagai perlakuan tidak manusiawi. Ia terus-menerus diborgol, menerima perlakuan kasar secara verbal maupun fisik, serta hidup dalam kondisi yang tidak layak. Kisahnya mencerminkan nasib ratusan perempuan Palestina lainnya yang saat ini mendekam dalam penjara Israel dengan kondisi sanitasi buruk, kelaparan, dan minim akses kesehatan.
Surat dari Balik Jeruji Penjara Damoun
Dari dalam penjara Damoun Israel, Shahd Majed Hassan berhasil mengirimkan surat yang mengungkapkan penindasan dan serangan brutal yang dialami tahanan wanita Palestina. Surat tersebut menjadi bukti nyata pelanggaran HAM yang terjadi secara sistemik.
Berikut adalah dokumen surat asli dari Shahd Majed Hassan:
Kasus Shahd Majed Hassan menyoroti praktik penahanan administratif Israel yang kontroversial terhadap warga Palestina. Situasi ini menuntut perhatian internasional untuk menghentikan pelanggaran HAM yang terus berlangsung terhadap tahanan Palestina.
Artikel Terkait
Bencana 2026: Alarm Terakhir untuk Pendidikan Ekologi
Di Balik Trauma Child Grooming: Ancaman Bunuh Diri dan Diamnya Orang Tua
Investasi TaniHub Berujung Dakwaan: Kerugian Negara Capai Ratusan Miliar
Dokumen Epstein Bocor, Tautan Indonesian CIA dan Transaksi Properti dengan Trump Mengarah ke Hary Tanoe