Kedua pengamat ini juga menyoroti minimnya peran yang diberikan kepada wakil presiden dalam struktur pemerintahan. "Presiden kan sekarang sibuk. Wapresnya pelangak-pelongok karena enggak dikasih kerjaan sama presiden," ujarnya.
"Atau memang anak ini enggak bisa kerja? Dua-duanya mungkin ya," tambah Abraham.
Menurut Syahganda, kondisi ini mencerminkan lemahnya kepercayaan Prabowo terhadap wapresnya. "Kalau presidennya percaya sama wapresnya, pasti dia kasih tugas. Kayak Pak JK dulu, dikasih pimpin rapat kabinet. Kalau ini, enggak," lanjutnya.
Syahganda juga mengungkapkan bahwa sejumlah pihak, termasuk kalangan purnawirawan, telah mendorong proses pemakzulan terhadap wakil presiden. "Forum purnawirawan sudah minta dimakzulkan. Dan seluruh rakyat itu harus waras ya. Kewarasan itu adalah memang dia tidak punya kepantasan," ucapnya.
Sebagai alternatif suksesi, ia mengusulkan pembentukan presidium atau penyelenggaraan pemilu ulang jika terjadi kekosongan jabatan presiden.
Sumber: Suara.com
Artikel Terkait
Ambulans Terjebak Macet Parah di Jalur Cibadak Akibat Motor Ngeblong
Tudingan Jual Beli SK Kepengurusan Rp5 Miliar Guncang KNPI Sulsel
Foto Viral Pengisian Jerigen Solar Subsidi di SPBU Sinjai Picut Kecaman Warga
Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Pendatang Pascalebaran