Suasana di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu sore itu, berakhir dengan satu angka. Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh Dewa United dalam lanjutan Super League 2025/26.
Tim tuan rumah langsung menunjukkan niat menyerang sejak peluit awal. Barisan starter mereka, yang diisi nama-nama seperti Ernando Ari di bawah mistar serta Bruno Moreira dan Francisco Rivera di lini depan, terus mendesak pertahanan tamu. Tekanan itu akhirnya membuahkan hasil di menit ke-22. Setelah serangkaian umpan-umpan pendek yang membingungkan lawan, bola jatuh ke kaki Francisco Rivera. Dengan tenang, dia melepaskan tembakan ke gawang kosong. Sorak-sorai pun pecah.
Namun begitu, keunggulan itu cuma bertahan tujuh menit. Dewa United, yang menurunkan Sonny Stevens sebagai kiper dan Noah Wail Sadaoui di depan, langsung membalas. Sebuah serangan balik cepat berakhir dengan sepakan keras Kafiatur Rizky yang tak bisa dihalangi Ernando. Skor menjadi 1-1.
Drama kemudian terjadi delapan menit berselang. Bek Dewa United, Nick Kuipers, menerima kartu merah langsung dari wasit. Ia dinilai melakukan pelanggaran terhadap pemain Persebaya yang sedang berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Otomatis, tim tamu harus bertahan dengan sepuluh pemain hingga laga usai.
Artikel Terkait
Persib Kokoh di Puncak Meski Borneo Menang Dramatis
Dion Markx Sambut Persaingan Ketat di Lini Belakang Persib
Merah Putih Gempur Bangkok, Sabet Empat Gelar di Thailand Masters
Yuran Fernandes di Ujung Tanduk: Laga Lawan Semen Padang Jadi Penentu Legitimasi Sang Kapten