Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Persebaya untuk terus mengepung. Menit-menit terakhir pertandingan punya cerita sendiri. Sorak gembira sempat meledak ketika Mihailo Perovic berhasil menceploskan bola ke gawang Dewa United, mengira telah membawa timnya unggul.
Tapi euforia itu sirna seketika. Wasit memutuskan untuk meninjau ulang kejadian melalui VAR. Setelah melihat monitor, gol tersebut dianulir. Alasannya, sebelumnya terjadi pelanggaran yang dilakukan Pedro Matos terhadap Brian Fatari.
Peluit panjang akhirnya benar-benar mengakhiri pertarungan. Skor 1-1 tak lagi berubah. Di sisi lain, hasil ini tentu terasa kurang bagi Persebaya yang bermain di depan pendukung sendiri dan punya kelebihan pemain hampir sepanjang babak kedua. Sementara bagi Dewa United, satu poin di markas Bajul Ijo adalah hasil yang cukup berharga.
Artikel Terkait
Persija Juarai Klasemen Penonton Super League 2025/2026
Indonesia Kirim 17 Wakil ke Kejuaraan Asia 2026, Ganda Putra Jadi Sorotan
Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Persiapan Play-off Piala Dunia
AFC Jatuhkan Sanksi, Malaysia Kalah WO dan Gagal ke Piala Asia 2027