Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Persebaya untuk terus mengepung. Menit-menit terakhir pertandingan punya cerita sendiri. Sorak gembira sempat meledak ketika Mihailo Perovic berhasil menceploskan bola ke gawang Dewa United, mengira telah membawa timnya unggul.
Tapi euforia itu sirna seketika. Wasit memutuskan untuk meninjau ulang kejadian melalui VAR. Setelah melihat monitor, gol tersebut dianulir. Alasannya, sebelumnya terjadi pelanggaran yang dilakukan Pedro Matos terhadap Brian Fatari.
Peluit panjang akhirnya benar-benar mengakhiri pertarungan. Skor 1-1 tak lagi berubah. Di sisi lain, hasil ini tentu terasa kurang bagi Persebaya yang bermain di depan pendukung sendiri dan punya kelebihan pemain hampir sepanjang babak kedua. Sementara bagi Dewa United, satu poin di markas Bajul Ijo adalah hasil yang cukup berharga.
Artikel Terkait
PSIS Semarang Berbenah, Alfredo Vera Dikabarkan Jadi Arsitek Baru
Penalti Gagal, Como Gagal Tundukkan Atalanta yang 10 Pemain
Drama Injury Time, Manchester United Selamatkan Tiga Poin di Old Trafford
Persebaya Butuh Taring, Sananta Jadi Solusi Reuni dengan Tavares?