Menurut Rizal, rapat evaluasi daring dengan seluruh jajaran wilayah telah berhasil memetakan akar masalah distorsi harga ini. Hasilnya, Bulog kini fokus pada dua front sekaligus: menstabilkan harga beras dan mengembalikan MinyaKita ke harga wajar.
Ia menambahkan, gerak cepat Bulog ini adalah wujud dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan pelayanan terbaik lewat stabilisasi harga pangan. Optimisme itu, kata Rizal, berpijak pada keberhasilan Bulog menjaga stabilitas harga di momen-momen krusial sebelumnya, seperti Natal-Tahun Baru dan Ramadan lalu.
Sebelum turun tangan langsung, upaya lain sudah dilakukan. Untuk mengatasi kelangkaan dari hulu, Bulog ternyata sudah mengajukan permintaan tambahan kuota distribusi MinyaKita ke Kementerian Perdagangan. Tujuannya agar suplai lancar dan spekulan kehilangan celah untuk main-main dengan harga.
Dengan turunnya sang Dirut ke lapangan, harapannya jelas. Harga MinyaKita diharapkan bisa kembali ke angka wajar dalam hitungan hari ke depan. Masyarakat pun bisa bernapas lega.
Artikel Terkait
Liverpool Hadapi PSG di Anfield dengan Tekanan Agregat 0-2 dan Absennya Alisson
Polisi Jateng Gerebek Pengeboran Minyak Ilegal di Blora dan Rembang, Tiga Otak Diamankan
Keluarga Bripda Natanael Desak Penyidikan Tuntas Usai Ditemukan Tewas dengan Luka Lebam di Mess Polda Kepri
Barcelona Hadapi Misi Hampir Mustahil di Markas Atletico Madrid