Keberhasilan Pakistan dalam memfasilitasi gencatan senjata awal antara Amerika Serikat dan Iran mendapat apresiasi dari Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid. Ia melihat langkah ini sebagai terobosan penting. Bukan cuma untuk meredakan ketegangan dua negara itu, tapi juga untuk mencegah efek berantai yang bisa mengguncang dunia.
“Poin-poin tersebut sangat krusial agar gencatan senjata dapat terlaksana dengan maksimal, dan perdamaian benar-benar terwujud,”
ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip dari laman MPR.
Menurut HNW, dukungan dari PBB, OKI, hingga Uni Eropa terhadap inisiatif Pakistan itu wajar adanya. Soalnya, stabilitas kawasan Timur Tengah itu urusan bersama. Ia bilang, dampaknya luas sekali mulai dari keamanan ekonomi global sampai keselamatan jutaan jemaah haji yang beribadah.
Tapi, kata politikus senior ini, gencatan senjata cuma antara AS dan Iran itu belum cukup. Harus lebih luas jangkauannya agar perdamaian terasa nyata. Ia mendesak agar perundingan lanjutan di Islamabad nanti, yang rencananya digelar 10 April 2026, juga memasukkan poin penghentian serangan Israel ke Lebanon, negara-negara Teluk, serta tentu saja Palestina Gaza dan Tepi Barat.
Tanpa perluasan itu, upaya perdamaian bakal setengah hati. Parsial. Dan konflik di tanah suci tetap jadi luka yang terbuka.
Artikel Terkait
Kedubes Iran Kunjungi Keluarga di Kampar yang Beri Nama Bayi Ali Khamenei
Wamen Pertanian Soroti Impor Gula Rafinasi Tekan Harga Petani
Tersangka Peragakan Ulang Pembunuhan Sadis dan Pemotongan Mayat di Brebes
Analis MNC Sekuritas: IHSG Masih Rentan Koreksi Meski Ditutup Menguat