Bukan cuma itu. Warga yang rumahnya dekat sungai juga harus ekstra hati-hati. Mereka diimbau menjauhi area sempadan sungai dalam radius 500 meter. Kenapa? Ancaman perluasan awan panas dan aliran lahar masih mengintai, dan bisa menjalar hingga 17 kilometer dari puncak.
Lalu, ada lagi larangan mutlak: jangan beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah. Daerah itu dianggap zona paling maut, berpotensi diterjang lontaran batu pijar kapan saja.
Potensi bahaya ke depan juga perlu diwaspadai. Menurut PVMBG, ancaman seperti awan panas, guguran lava, dan tentu saja lahar dingin di sejumlah aliran sungai masih sangat mungkin terjadi. Situasinya belum bisa dibilang aman. Bagi warga yang tinggal di lereng, kewaspadaan tinggi dan kesiapan mengikuti arahan petugas jadi kunci utama menghindari malapetaka yang lebih besar.
Pagi ini, Semeru kembali mengingatkan kita akan kekuatan alam yang tak terbantahkan.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan WFH ASN Hanya Langkah Taktis untuk Tekan Konsumsi BBM
Lima Oknum TNI Hadapi Proses Hukum Internal Terkait Pengeroyokan di Kafe Toraja
Harga Emas di Pegadaian Masih Stabil, Galeri24 dan UBS Bertahan di Rp 2,87 Juta per Gram
Pemkab Bone Gandeng Askrindo Perkuat Perlindungan dan Pembiayaan UMKM