Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid sebagai Wakil CEO untuk Pacu Ekspansi Ekosistem

- Senin, 30 Maret 2026 | 15:30 WIB
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid sebagai Wakil CEO untuk Pacu Ekspansi Ekosistem

KUALA LUMPUR – Papan pengumuman di Capital A Berhad kini menyandang nama baru. Effendy Shahul Hamid resmi ditunjuk sebagai Wakil CEO, dan posisinya mulai berlaku efektif 6 April mendatang. Langkah ini bukan sekadar pergantian jabatan biasa. Bagi perusahaan, ini adalah sinyal kuat: mereka sedang bersiap untuk babak baru.

Penunjukan Effendy datang di waktu yang tepat. Setelah melepas bisnis penerbangan ke AirAsia X awal tahun ini, fokus Capital A kini benar-benar tertuju pada pengembangan anak-anak perusahaannya. Asia Digital Engineering, Teleport, AirAsia MOVE, hingga Santan semua lini bisnis inti itu butuh penguatan. Nah, di sinilah peran Effendy diharapkan bisa benar-benar terasa. Ia ditugaskan untuk mengawal pengambilan keputusan strategis dan menyelaraskan gerak seluruh ekosistem perusahaan.

Intinya, ia harus memastikan eksekusi di lapangan berjalan kuat dan berkelanjutan. Tentu saja, semua itu sejalan dengan ambisi ekspansi regional yang sudah lama digaungkan.

Tony Fernandes, sang CEO, tak menyembunyikan antusiasmenya. Menurutnya, pengalaman dan gaya kepemimpinan Effendy adalah kombinasi yang pas untuk masa depan perusahaan.

"Effendy punya rekam jejak yang sudah terbukti," ujar Tony.
"Dia paham bagaimana sebuah ekosistem bisa menciptakan nilai, plus punya kemampuan menyatukan tim untuk mencapai target. Saat ini, kami ingin bergerak lebih cepat dan lebih jauh. Effendy membawa perspektif serta kedalaman pengalaman yang kami perlukan. Saya yakin dia bisa langsung berkontribusi."

Di sisi lain, Effendy sendiri menyambut penunjukan ini sebagai sebuah pelangan langka. Sebuah kesempatan yang tak ingin dia sia-siakan.

"Menurut saya, kunci perusahaan masa depan adalah menciptakan nilai lewat teknologi dan ekspansi ekosistem. Saya mencari lingkungan yang punya keyakinan sama, dan saya menemukannya di sini, di Capital A," tegasnya.

Dia juga mengaku bersemangat untuk kembali belajar. Rencananya, dia akan bekerja bahu-membahu dengan para CEO di seluruh entitas Capital A dan AirAsia X untuk menggali dan memaksimalkan setiap potensi bisnis yang ada.

"Ke depan, saya ingin menerapkan pengalaman saya di sektor jasa keuangan untuk merumuskan proposisi yang relevan bagi grup ini. Dengan ekosistem yang kuat dan beragam kasus penggunaan, ini platform ideal untuk membangun masa depan," tambah Effendy.

Lantas, apa yang dibawa Effendy ke meja kerjanya? Pengalaman lebih dari dua puluh tahun, untuk mulai. Karir regionalnya mencakup dunia perbankan, transformasi digital, hingga pembangunan kemitraan strategis. Jejaknya di CIMB Group selama 21 tahun cukup memberi gambaran: ia pernah memimpin franchise ritel regional, mengarahkan agenda perbankan digital, dan yang cukup menonjol, menginisiasi transformasi Touch 'n Go menjadi raksasa pembayaran digital lewat kolaborasi dengan Ant Group.

Karirnya berawal dari corporate development dan investment banking, dengan fokus pada M&A dan ekspansi bisnis. Latar belakang pendidikannya pun solid. Ia adalah lulusan Electronic Engineering dari University College London, dan telah menimba ilmu di program-program eksekutif ternama seperti Harvard Business School dan INSEAD.

Jadi, penunjukan Effendy ini lebih dari sekadar berita personalia. Ini adalah pernyataan niat Capital A. Sebuah langkah konkret untuk memacu pertumbuhan dan menyambut fase berikutnya dengan persiapan yang matang. Momentumnya sudah positif, tinggal eksekusinya yang dinanti.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar